Australia memastikan langkah mereka ke babak 32 besar Piala Dunia setelah bermain imbang 0-0 melawan Paraguay pada pertandingan yang berlangsung di San Francisco Bay Area Stadium, Kamis (25/6). Hasil seri ini cukup bagi Socceroos untuk mengamankan posisi kedua di Grup D, tepat di bawah tuan rumah Amerika Serikat, sekaligus mencatatkan sejarah dengan lolos ke fase gugur untuk ketiga kalinya.
Pelatih Australia, Tony Popovic, melakukan perubahan berani dengan merombak enam pemain dalam susunan sebelas pemain utamanya. Strategi ini melibatkan kembalinya Nestory Irankunda serta debut Cristian Volpato di lini depan sebagai upaya untuk meningkatkan daya gedor. Meskipun menunjukkan intensitas serangan yang tinggi, Australia kesulitan menembus pertahanan Paraguay yang tampil disiplin sepanjang laga.
Pada babak pertama, Australia sempat mendominasi jalannya pertandingan. Cristian Volpato memberikan ancaman nyata dengan memberikan umpan kepada Jackson Irvine, namun tembakan sudut yang dilesatkan Irvine masih dapat diamankan oleh kiper Paraguay, Orlando Gill. Jordan Bos yang digeser ke posisi bek kanan juga beberapa kali melakukan penetrasi berbahaya, meski penyelesaian akhir tetap menjadi kendala utama bagi tim.
Memasuki babak kedua, Paraguay di bawah asuhan Gustavo Alfaro mulai menunjukkan perlawanan yang lebih agresif. Masuknya Mauricio memberikan energi baru bagi serangan Paraguay, yang dibantu oleh pergerakan lincah Julio Enciso. Pertandingan pun berjalan semakin sengit dengan jual beli serangan yang membuat laga menjadi lebih terbuka dibandingkan babak pertama.
Paraguay sempat memiliki peluang emas melalui Julio Enciso pada menit ke-82, namun tembakannya masih melebar jauh dari gawang Australia. Di sisi lain, Australia hampir memecah kebuntuan pada menit ke-89 ketika Jordan Bos berhasil melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan tipis di samping tiang jauh gawang lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor kacamata tetap bertahan.
Dengan hasil ini, Australia akan menanti lawan mereka di babak selanjutnya, yakni tim yang finis di posisi kedua Grup G. Sementara itu, Paraguay kini harus menunggu hasil pertandingan lain di grup mereka untuk memastikan apakah mereka berhak lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik. Meskipun tampil kurang impresif secara estetika, efektivitas Australia di fase grup terbukti cukup untuk membawa mereka melaju lebih jauh dalam turnamen bergengsi ini.