Bisnis & Startup

BNI Gelontorkan Promo Menarik di Puspa Nuswantara 2026, Dorong Transaksi Digital UMKM Batik

Ringkasan

  • BNI hadirkan promo cashback, cicilan 0%, dan reward pembukaan rekening di Puspa Nuswantara 2026 guna mendorong transaksi digital UMKM batik sekaligus merayakan HUT ke-80 dengan tema Swadharma Bhakti Nagara.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menegaskan komitmennya mendukung ekosistem industri kreatif dan UMKM melalui partisipasi aktif di Puspa Nuswantara 2026. Acara pameran batik skala nasional ini digelar di Hall A Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, pada 8–12 Juli 2026. Hadir sebagai mitra pembayaran resmi, BNI menghadirkan serangkaian program promosi yang dirancang tidak hanya untuk menarik minat beli pengunjung, tetapi juga mempercepat adopsi pembayaran digital di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor batik.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa kehadiran bank BUMN ini bertujuan melengkapi ekosistem pembayaran digital di venue acara. "BNI ingin menghadirkan kemudahan bertransaksi sekaligus berbagai keuntungan bagi masyarakat yang berbelanja selama Puspa Nuswantara 2026," ujar Okki dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Rabu (8/7/2026). Ia menambahkan, melalui solusi digital dan beragam promo, bank berharap transaksi menjadi semakin praktis, aman, dan memberikan manfaat lebih bagi nasabah maupun para pelaku UMKM batik.

Untuk mewujudkan hal tersebut, BNI menyediakan infrastruktur pembayaran lengkap meliputi mesin Electronic Data Capture (EDC) dan QR Code Indonesian Standard (QRIS) di seluruh tenant pameran. Langkah ini strategis mengingat Puspa Nuswantara merupakan panggung utama perajin batik dari berbagai daerah untuk memasarkan produk langsung ke konsumen akhir. Dengan tersedianya multi-channel pembayaran, pelaku UMKM yang belum memiliki akses ke sistem perbankan formal kini dapat menerima transaksi non-tunai dengan mudah, memperluas basis pelanggan mereka yang terbiasa berbelanja menggunakan dompet digital atau kartu.

Secara spesifik, BNI menggelontorkan sejumlah insentif finansial yang menarik. Pengunjung yang bertransaksi minimal Rp1 juta menggunakan Kartu Debit maupun Kartu Kredit BNI berhak mendapatkan cashback sebesar Rp100.000. Sementara untuk pengguna aplikasi wondr by BNI melalui QRIS, tersedia voucher MAP senilai Rp50.000 dengan syarat transaksi minimal Rp300.000. BNI juga menyediakan fasilitas cicilan 0 persen selama tiga bulan untuk transaksi minimal Rp1 juta menggunakan Kartu Kredit BNI, mengurangi beban pembayaran sekaligus mendorong pembelian produk bernilai lebih tinggi.

Inovasi promosi tidak berhenti pada transaksi saja. BNI menargetkan akuisisi nasabah baru melalui program referral aplikasi wondr by BNI. Nasabah yang mengajukan Kartu Kredit melalui aplikasi super-app tersebut selama periode pameran berpeluang memperoleh cashback hingga Rp800.000. Di sisi lain, masyarakat umum yang membuka rekening tabungan baru via wondr by BNI di lokasi acara dapat memilih reward berupa uang tunai hingga Rp180.000 atau koper eksklusif bertema batik. Semua program ini tentu tertakluk pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Partisipasi BNI dalam ajang bergengsi ini tidak terlepas dari momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 bank tersebut yang bertema "Swadharma Bhakti Nagara" — sebuah jati diri untuk berbakti bagi negara. Tema ini dijabarkan nyata melalui tiga pilar utama: memperkuat ekosistem UMKM, memperluas inklusi keuangan, serta mendukung pelestarian batik sebagai warisan budaya bangsa yang telah diakui UNESCO. Pemilihan Puspa Nuswantara sebagai arena eksekusi strategi ini sangat tepat sasaran, mengingat acara ini dikemas sebagai festival budaya yang menghadirkan ribuan perajin batik dari seluruh Nusantara.

Dari perspektif industri, kolaborasi ini menciptakan efek multiplicator yang signifikan. Bagi pelaku UMKM batik, akses ke pembayaran digital berarti efisiensi operasional, pencatatan transaksi yang rapi untuk keperluan akuntansi dan akses pembiayaan, serta peningkatan kepercayaan konsumen modern. Bagi BNI, ini merupakan peluang untuk memperdalam penetrasi pasar di segmen UMKM kreatif yang selama ini sering terabaikan oleh produk perbankan konvensional. Data transaksi yang tergenerasi dari acara ini pun menjadi aset berharga untuk pengembangan produk keuangan yang lebih personal dan adaptif kebutuhan perajin.

Secara makro, inisiatif ini selaras dengan program pemerintah dalam mempercepat transformasi digital UMKM dan program Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT). Dengan mengintegrasikan budaya, teknologi finansial, dan kemudahan bertransaksi dalam satu ekosistem, BNI menunjukkan peran strategis bank BUMN sebagai catalyst pertumbuhan ekonomi inklusif. Ke depan, model kolaborasi serupa diharapkan dapat direplikasi di pameran-pameran industri kreatif lain di seluruh Indonesia, menciptakan jaringan pembayaran digital yang merata dan berkelanjutan bagi jutaan pelaku UMKM negeri.

Mengapa Ini Penting

Kolaborasi BNI di Puspa Nuswantara 2026 menunjukkan pergeseran peran bank dari sekadar penyedia layanan transaksional menjadi enabler ekosistem UMKM kreatif. Integrasi QRIS, EDC, dan super-app wondr di pameran budaya menciptakan jejak digital bagi perajin batik yang selama ini beroperasi berbasis tunai, membuka pintu akses ke pembiayaan formal berbasis data transaksi. Model ini menjadi template replikasi bagi institusi keuangan lain dalam mendorong inklusi keuangan berbasis budaya, sekaligus memperkuat daya saing produk batik Indonesia di era ekonomi digital.

Sumber Asli
Tempo
Tanggal
12 Juli 2026
Waktu Baca
5 menit