Pemerintah China kembali menunjukkan komitmen dukungannya terhadap Venezuela dengan memberikan bantuan kemanusiaan tambahan senilai 100 juta yuan atau setara dengan US$14,7 juta. Langkah ini diambil menyusul bencana gempa bumi dahsyat yang melanda negara tersebut pekan lalu, yang telah mengakibatkan setidaknya 1.450 orang meninggal dunia. Tragedi kemanusiaan ini turut menyisakan duka bagi China karena delapan warga negaranya tercatat menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam pernyataan resminya pada hari Senin menyampaikan bahwa Beijing telah memutuskan untuk menyalurkan paket bantuan material ini sebagai pelengkap dari bantuan tunai yang sebelumnya telah dikirimkan. Bantuan material ini diharapkan dapat meringankan beban logistik dan kebutuhan mendesak para korban yang kehilangan tempat tinggal serta akses kebutuhan pokok akibat guncangan gempa yang merusak infrastruktur secara masif.
Selain bantuan dana dan barang, China juga berperan aktif dalam mendukung upaya mitigasi bencana di lapangan dengan menyediakan data citra satelit terkini mengenai wilayah yang terdampak. Data ini sangat krusial bagi otoritas Venezuela untuk memetakan kerusakan dan menentukan prioritas area dalam operasi penyelamatan yang sedang berlangsung. Dukungan teknologi ini menjadi bukti integrasi kerjasama strategis antara kedua negara dalam menghadapi situasi darurat.
Tidak hanya melalui jalur pemerintah, peran sektor swasta dan komunitas warga China di Venezuela juga sangat signifikan dalam aksi tanggap darurat. Perusahaan-perusahaan asal China di sana telah menyumbangkan berbagai alat berat konstruksi serta pasokan medis yang sangat dibutuhkan. Selain itu, mereka juga membentuk tim penyelamat mandiri yang bahu-membahu bersama otoritas lokal untuk terjun langsung dalam operasi pencarian dan pertolongan di bawah reruntuhan bangunan.
Guo Jiakun menegaskan bahwa China akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap memberikan dukungan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan yang muncul seiring berjalannya waktu. Kepastian mengenai besaran bantuan tunai yang telah diumumkan oleh Badan Kerjasama Pembangunan Internasional China pada hari Jumat lalu memang tidak dirinci secara spesifik, namun komitmen berkelanjutan ini menunjukkan solidaritas yang kuat dari Beijing terhadap Caracas.
Sebagai bentuk simpati mendalam atas musibah ini, Presiden China Xi Jinping sebelumnya telah mengirimkan pesan belasungkawa resmi kepada pemimpin sementara Venezuela, Delcy RodrÃguez. Pesan tersebut mencerminkan hubungan diplomatik yang erat serta kepedulian China terhadap stabilitas dan kesejahteraan rakyat Venezuela di tengah masa-masa sulit pasca bencana alam yang meluluhlantakkan sebagian wilayah negara tersebut.