Legenda tenis dunia, Chris Evert, dipastikan tidak akan menghadiri turnamen Wimbledon tahun ini. Keputusan sulit ini diambil setelah ia mengumumkan bahwa dirinya harus kembali menjalani perawatan medis intensif menyusul kambuhnya penyakit kanker ovarium yang sempat dideritanya.
Dalam sebuah pernyataan resmi yang diunggah melalui akun media sosialnya pada Kamis lalu, juara Wimbledon tiga kali ini menjelaskan langkah medis yang sedang ia tempuh. Evert mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani operasi sebagai tahap awal dari rangkaian pengobatan, dan dijadwalkan untuk memulai kemoterapi dalam beberapa minggu ke depan.
Kondisi kesehatan ini memaksa Evert untuk menarik diri dari berbagai komitmen profesionalnya, termasuk perannya sebagai komentator tenis selama beberapa bulan ke depan. Fokus utamanya saat ini adalah menjalani masa pemulihan dan memastikan kesehatannya kembali stabil di tengah perjuangan melawan penyakit yang menantang tersebut.
Evert, yang kini berusia 71 tahun dan telah mengoleksi 18 gelar juara Grand Slam tunggal, pertama kali didiagnosis mengidap kanker ovarium pada tahun 2021. Setelah sempat dinyatakan bebas kanker pada tahun 2024, kembalinya sel kanker pada tahun 2023 dan kini kembali muncul menjadi pengingat akan beratnya tantangan medis yang ia hadapi.
Meski menghadapi situasi yang sangat berat, Evert tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi. Ia menegaskan akan terus bersikap optimis dan determinasi untuk memenangkan pertarungan melawan kanker ini. Dukungan dari komunitas tenis dunia pun mengalir deras bagi sosok yang telah menjadi ikon olahraga ini selama beberapa dekade.
Di tengah masa sulit ini, kisah inspiratif mengenai persahabatan panjang serta rivalitas legendarisnya dengan Martina Navratilova akan segera diangkat ke layar lebar. Dokumenter Netflix berjudul "Chris and Martina: The Final Set", yang rencananya dirilis pada 26 Juni, akan menyoroti perjalanan hidup mereka, termasuk perjuangan bersama melawan kanker, memberikan perspektif mendalam tentang ketangguhan seorang atlet legendaris.