Edin Dzeko, pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Bosnia dan Herzegovina, bersiap untuk menorehkan sejarah gemilang dalam karier internasionalnya. Penyerang berusia 40 tahun ini dijadwalkan akan mencatatkan penampilan ke-150 saat Bosnia menghadapi Qatar dalam pertandingan krusial Grup B yang akan digelar pada hari Rabu mendatang.
Laga ini menjadi momen yang sangat emosional bagi Dzeko, yang akan memimpin rekan-rekannya di lapangan sebagai kapten tim. Pencapaian 150 caps internasional merupakan bukti dedikasi dan konsistensi luar biasa yang telah ditunjukkan Dzeko selama lebih dari satu dekade membela panji Bosnia di kancah sepak bola dunia.
Di sisi lain, Qatar datang ke pertandingan ini dengan membawa misi kebangkitan setelah menelan kekalahan telak 6-0 dari tuan rumah bersama, Kanada. Pelatih Qatar, Julen Lopetegui, dikabarkan telah melakukan perombakan taktis dengan melakukan empat perubahan pada susunan pemain utama mereka untuk memperbaiki performa tim.
Kondisi skuad Qatar sendiri sedang tidak ideal menyusul absennya dua pemain kunci, Homam Ahmed dan Assim Madibo. Keduanya terpaksa menepi setelah menerima kartu merah dalam laga sebelumnya melawan Kanada, yang memberikan tantangan tersendiri bagi Lopetegui dalam meracik strategi pertahanan yang lebih solid.
Sementara itu, tim asuhan Sergej Barbarez juga melakukan penyesuaian strategi setelah kekalahan 4-1 dari Swiss. Salah satu perubahan wajib yang dilakukan pelatih Serbia tersebut adalah menggantikan bek Tarik Muharemovic yang harus absen akibat kartu merah yang diterimanya pada pertandingan sebelumnya.
Sebagai motor serangan, Qatar akan mengandalkan Hassan Al-Haydos, pemain dengan rekor penampilan terbanyak untuk tim nasional Qatar. Al-Haydos dipastikan akan memimpin rekan-rekannya sejak menit awal dalam pertandingan ini, menjadikannya pemain kunci yang harus diwaspadai oleh barisan pertahanan Bosnia dalam upaya mengamankan poin penting di fase grup.