Bintang K-pop ternama, G-Dragon, telah resmi ditunjuk sebagai duta kehormatan untuk Sidang ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO. Perhelatan internasional bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Busan, Korea Selatan, pada 19 hingga 29 Juli mendatang. Penunjukan ini merupakan langkah strategis dari Korea Heritage Service untuk memperluas jangkauan pesan pelestarian warisan budaya ke audiens global yang lebih luas.
Korea Heritage Service mengungkapkan bahwa alasan utama pemilihan Kwon Ji-yong, nama asli G-Dragon, didasarkan pada pengaruh budayanya yang masif di kancah internasional. Selain dikenal sebagai musisi, ia dianggap memiliki kontribusi nyata dalam seni dan kepedulian sosial. Pihak lembaga menilai sosoknya sebagai mitra ideal untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga situs-situs warisan budaya dan alam dunia yang dikelola oleh UNESCO.
Sebagai duta kehormatan, G-Dragon akan memimpin kampanye global bertajuk 'Heritage in Peace'. Inisiatif ini merupakan kolaborasi antara JusPeace Foundation dan UNESCO yang bertujuan menggalang dukungan dari masyarakat umum, sektor bisnis, hingga pemerintah kota. Fokus utama kampanye tersebut adalah memperkuat komitmen kolektif dalam melindungi situs warisan dunia sebagai aset kemanusiaan yang tak ternilai.
Keikutsertaan G-Dragon dalam kampanye ini akan diwujudkan melalui berbagai konten video promosi serta partisipasi dalam acara-acara kampanye. Melalui peran ini, ia diharapkan mampu menyampaikan pesan kuat tentang perdamaian yang dicapai melalui budaya dan partisipasi aktif. Pihak manajemen G-Dragon menyatakan bahwa warisan dunia merupakan aset bersama yang menuntut tanggung jawab seluruh umat manusia untuk melindunginya bagi generasi mendatang.
Selain kiprahnya di industri hiburan, G-Dragon belakangan ini semakin aktif dalam kegiatan filantropi. Pada tahun 2024, ia mendonasikan hak cipta karya seninya untuk mendirikan JusPeace Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada isu keadilan dan perdamaian. Saat ini, musisi tersebut juga mengemban amanah sebagai ketua kehormatan di yayasan yang ia dirikan tersebut, menunjukkan dedikasi serius di luar panggung musik.
Bagi Korea Selatan, momentum ini sangat bersejarah karena negara tersebut akan menjadi tuan rumah sidang Komite Warisan Dunia untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan Konvensi Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1988. Selama 38 tahun penantian, keterlibatan tokoh ikonik seperti G-Dragon diharapkan dapat meningkatkan profil sidang ini di mata dunia dan memastikan gaung pelestarian budaya mencapai generasi muda secara lebih efektif.