Bisnis & Startup

Harga Emas Antam Melemah Rp2.000 per Gram pada Kamis Pagi

Ringkasan

  • Harga emas Antam turun Rp2.000 ke Rp2,633 juta/gr Kamis pagi di Jakarta, buyback ikut melemah.

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun sebesar Rp2.000 per gram pada Kamis (9/1) pukul 09.21 WIB, berdasarkan pemantauan di laman Logam Mulia di Jakarta. Penyesuaian ini menempatkan harga dasar emas batangan Antam di level Rp2.633.000 per gram, dari posisi sebelumnya Rp2.635.000 per gram.

Tidak hanya harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam juga ikut terkoreksi. Logam Mulia menetapkan harga buyback di angka Rp2.380.000 per gram, lebih rendah dari tren sebelumnya yang bergerak di kisaran atas. Penurunan tipis ini mencerminkan fluktuasi harian yang wajar di pasar logam mulia domestik.

Pergerakan harga emas Antam sejatinya mengikuti dinamika pasar emas global yang dipengaruhi oleh kebijakan bank sentral, nilai tukar rupiah, serta sentimen risiko geopolitik. Emas kerap dijadikan aset lindung nilai ketika ketidakpastian ekonomi meningkat, namun saat pasar keuangan stabil, permintaannya cenderung melandai dan menekan harga.

Selain faktor eksternal, harga emas Antam juga bergantung pada strategi penyesuaian internal perusahaan pelat merah tersebut. Antam menetapkan harga jual setiap hari kerja berdasarkan referensi pasar internasional dan biaya operasional pemurnian. Sifatnya yang sewaktu-waktu bisa berubah membuat konsumen wajib memantau laman resmi sebelum bertransaksi.

Bagi masyarakat Indonesia, emas bukan sekadar komoditas investasi, melainkan juga instrumen tabungan keluarga dan bagian dari budaya. Penurunan Rp2.000 per gram mungkin terasa kecil bagi pembeli satuan kecil, namun berdampak signifikan bagi kolektor atau investor yang menyerap puluhan gram hingga kilogram.

Dampaknya juga menyentuh aspek perpajakan. Setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pemotongan dilakukan langsung dari total nilai yang diterima penjual saat pelaksanaan buyback, sehingga konsumen perlu menghitung bersih sebelum melepas aset.

Di sisi pembelian, pemegang NPWP dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen dari harga dasar, sementara non-NPWP membayar 0,9 persen. Aturan ini merujuk pada PMK Nomor 34/PMK.10/2017 dan setiap pembelian emas batangan disertai bukti potong pajak. Transparansi ini menjadi penanda bahwa investasi emas telah masuk dalam sistem kepatuhan perpajakan negara.

Harga dasar emas Antam untuk berbagai pecahan turut menyesuaikan penurunan hari ini. Emas 0,5 gram dihargai Rp1.366.500, pecahan 2 gram Rp5.206.000, dan 5 gram Rp12.940.000. Untuk ukuran besar, emas 100 gram dibanderol Rp257.512.000, sedangkan 1.000 gram mencapai Rp2.573.600.000.

Kebijakan harga yang berjenjang ini memudahkan masyarakat menyesuaikan kemampuan finansial. Pecahan kecil menjangkau pelajar atau pekerja pemula yang ingin mulai menabung emas, sementara pecahan besar lazim dimiliki investor institusi atau keluarga berskala ekonomi menengah ke atas.

Analis pasar komoditas menilai tren melemah tipis tidak mengubah daya tarik emas jangka panjang. Fluktuasi harian merupakan bagian dari siklus yang wajar dan tidak serta-merta mengindikasikan koreksi besar. Hal ini penting agar masyarakat tidak panik saat melihat perubahan angka di laman Logam Mulia.

Ke depan, harga emas Antam diproyeksikan tetap volatil mengikuti sentimen global, terutama arah suku bunga The Fed dan kinerja rupiah. Jika bank sentral AS memangkas bunga, emas berpotensi menguat karena biaya peluang investasi dolar mengecil. Sebaliknya, rupiah yang stabil akan menjaga harga emas domestik tetap terkendali.

Masyarakat disarankan menjadikan emas sebagai portofolio jangka panjang, bukan instrumen spekulasi harian. Pemanfaatan fitur buyback resmi Antam juga lebih aman daripada menjual ke perhiasan tidak bersertifikat, karena kepastian harga dan administrasi pajaknya jelas.

Dengan pencatatan harga yang rutin dan terbuka, Antam mempertahankan kepercayaan publik terhadap logam mulia negara. Transaksi yang tercatat juga mendukung inklusi keuangan dan pelaporan pajak yang lebih rapi di tengah meningkatnya minat investasi ritel pasca pandemi.

Mengapa Ini Penting

Penurunan harga emas Antam berdampak langsung pada daya beli tabungan masyarakat kecil yang menjadikan emas sebagai instrumen aman dari inflasi. Fluktuasi harian yang disertai aturan pajak jelas mendorong literasi keuangan rumah tangga agar tak terjebak transaksi ilegal. Bagi negara, pencatatan transaksi emas mendukung basis data perpajakan dan inklusi investasi ritel. Ke depan, stabilitas harga emas akan memengaruhi strategi diversifikasi portofolio kelas menengah di tengah ketidakpastian global.

Sumber Asli
Antara News Terkini
Tanggal
16 Juli 2026
Waktu Baca
4 menit