Apple dikabarkan tengah menyiapkan terobosan besar dalam lini produknya dengan kehadiran iPhone lipat pertama yang disebut sebagai iPhone Ultra. Perangkat ini diprediksi akan menyasar segmen premium dengan banderol harga yang fantastis. Analis ternama Ming-Chi Kuo memperkirakan harga perangkat ini berada di kisaran US$2.300 hingga US$2.500 atau setara dengan Rp41,3 juta hingga Rp44,9 juta per unit, menjadikannya salah satu ponsel termahal yang pernah dirilis perusahaan.
Meskipun dibanderol dengan harga dua kali lipat lebih mahal dibandingkan iPhone 17 Pro Max, antusiasme pasar terhadap iPhone Ultra diprediksi akan sangat tinggi. Kuo memperkirakan bahwa perangkat ini akan menjadi buruan konsumen sejak awal peluncurannya. Namun, Apple diperkirakan akan menghadapi kendala ketersediaan barang yang cukup serius hingga akhir tahun 2026 akibat tantangan dalam proses produksi massal.
Jadwal rilis iPhone Ultra diprediksi akan sedikit mengalami penundaan dibandingkan jadwal peluncuran lini iPhone 18. Perangkat ini kemungkinan baru akan mulai dikirimkan ke tangan konsumen sekitar satu bulan setelah peluncuran resminya pada September mendatang. Hal ini menyebabkan periode tunggu pemesanan atau pre-order diprediksi mencapai 4 hingga 6 minggu, bahkan berpotensi lebih lama hingga Desember 2026.
Tantangan produksi yang dialami Apple pada tahap awal peluncuran disebabkan oleh kompleksitas desain lipat yang diusung. Apple diperkirakan hanya mampu memproduksi sekitar 500.000 hingga 1 juta unit pada kuartal ketiga tahun 2026. Situasi ini dinilai mirip dengan tantangan yang pernah dihadapi Apple saat meluncurkan iPhone X, di mana teknologi layar OLED dan sistem kamera baru menyebabkan kendala pada rantai pasokan.
Setelah melewati masa awal, Apple berencana meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan untuk mengejar target pengiriman 7 hingga 8 juta unit hingga akhir 2026. Upaya ini dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar global yang tinggi terhadap inovasi ponsel lipat pertama dari ekosistem Apple tersebut.
Bocoran spesifikasi pun mulai terungkap melalui kode pemrograman pada iOS 27 beta, yang menyertakan referensi terkait status lipatan dan sudut layar. iPhone Ultra dirumorkan hadir dengan layar 5,5 inci saat tertutup dan 7,8 inci saat dibentangkan. Untuk menjaga durabilitas, Apple dikabarkan menggunakan panel OLED fleksibel dengan pelat besi khusus berteknologi lubang laser guna meredam tekanan pada lipatan layar.