Unitree Robotics, perusahaan pengembang robotika asal Hangzhou, baru saja mendapatkan lampu hijau dari regulator sekuritas Tiongkok untuk melangsungkan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Shanghai. Langkah strategis ini diproyeksikan akan menjadi standar baru dalam menentukan nilai pasar bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor kecerdasan buatan atau embodied AI yang sedang berkembang pesat di Tiongkok.
Persetujuan dari Komisi Regulasi Sekuritas Tiongkok (CSRC) ini keluar tepat satu bulan setelah perusahaan berhasil melewati tahap peninjauan oleh komite pencatatan Bursa Efek Shanghai. Saat ini, pihak manajemen Unitree tengah memfinalisasi rencana penjaminan emisi, penentuan harga saham, serta proses langganan saham. Jika tidak ada kendala, debut perdana saham perusahaan di bursa direncanakan akan berlangsung paling cepat pada akhir Juli mendatang.
Dalam rencana IPO tersebut, produsen robot ini membidik dana segar sekitar 4,2 miliar yuan atau setara dengan 618,4 juta dolar AS. Dana tersebut akan dihimpun melalui pelepasan minimal 40,4 juta lembar saham, yang mencakup setidaknya 10 persen kepemilikan perusahaan. Berdasarkan perhitungan tersebut, valuasi awal Unitree diprediksi menyentuh angka 42 miliar yuan.
Menurut prospektus perusahaan, dana yang terkumpul dari pasar modal akan dialokasikan untuk pengembangan model robot, riset kerangka fisik robot, peluncuran produk baru, serta peningkatan kapasitas manufaktur. Langkah ekspansi ini menunjukkan ambisi Unitree untuk memperkuat dominasinya di pasar robotika global yang semakin kompetitif.
Berbeda dengan banyak pemain di sektor teknologi yang masih merugi, laporan keuangan Unitree memberikan gambaran yang cukup impresif. Perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar 1,7 miliar yuan dengan laba yang disesuaikan mencapai 591 juta yuan pada tahun lalu. Kinerja keuangan ini menjadi bukti nyata kemampuan perusahaan dalam mengelola profitabilitas di tengah tingginya biaya riset dan pengembangan robotika.
Sebagai perbandingan, pesaingnya yaitu UBTech Robotics yang telah melantai di bursa Hong Kong mencatatkan pendapatan sebesar 2 miliar yuan tahun lalu, namun harus menelan kerugian bersih sekitar 700 juta yuan. Dengan kapitalisasi pasar UBTech yang berada di angka 6,7 miliar dolar AS, IPO Unitree diprediksi akan menjadi tolak ukur penting bagi investor dalam menilai efisiensi dan potensi jangka panjang perusahaan robotika di kawasan Asia.