Jakarta Selatan kembali menegaskan dominasinya sebagai pusat pariwisata utama di ibu kota. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, wilayah ini berhasil mempertahankan predikatnya sebagai destinasi paling diminati oleh wisatawan nusantara sepanjang bulan Mei 2026.
Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, mengungkapkan bahwa Jakarta Selatan mencatatkan proporsi kunjungan sebesar 27,54 persen dari total keseluruhan perjalanan wisatawan domestik ke Jakarta. Angka ini konsisten dicapai selama tiga bulan berturut-turut, menunjukkan daya tarik yang stabil bagi para pelancong yang berkunjung ke ibu kota.
Popularitas Jakarta Selatan didorong oleh perpaduan unik antara wisata kuliner dan destinasi ikonik. Kawasan seperti Blok M menjadi magnet utama bagi pecinta kuliner, sementara Taman Margasatwa Ragunan tetap menjadi pilihan favorit bagi keluarga. Selain itu, pesatnya perkembangan distrik bisnis dan ekonomi di wilayah tersebut turut memberikan kontribusi signifikan terhadap arus kunjungan.
Menyusul Jakarta Selatan, wilayah Jakarta Pusat menempati urutan kedua dengan pangsa 21,65 persen, diikuti oleh Jakarta Timur sebesar 18,76 persen. Peringkat selanjutnya secara berurutan diisi oleh Jakarta Barat (16,04 persen), Jakarta Utara (15,24 persen), dan Kepulauan Seribu yang mencatatkan proporsi 0,77 persen.
Secara keseluruhan, sektor pariwisata di Jakarta menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Jakarta pada Mei 2026 tercatat mencapai 8,82 juta perjalanan. Angka ini mencatatkan kenaikan bulanan sebesar 4,83 persen dan peningkatan tahunan sebesar 6,97 persen, mencerminkan pemulihan dan dinamika mobilitas masyarakat yang semakin kuat.
Tidak hanya destinasi tujuan, aktivitas warga Jakarta untuk bepergian pun mengalami peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 9,51 juta perjalanan dilakukan oleh warga Jakarta pada periode yang sama. Lonjakan ini mencapai 8,87 persen secara bulanan dan 12,70 persen secara tahunan, menandakan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam melakukan perjalanan domestik baik untuk keperluan bisnis maupun rekreasi.