Berita

Lubang Amblas di Jalan Assirot Jakarta Barat Ancam Kabel Tegangan Tinggi PLN

Lubang Amblas di Jalan Assirot Jakarta Barat Ancam Kabel Tegangan Tinggi PLN

Ringkasan

  • Jalan amblas di kawasan Jalan Assirot, Jakarta Barat, nyaris mengenai kabel tegangan tinggi PLN, memicu perbaikan ekstra hati-hati.

Peristiwa jalan amblas kembali terjadi di kawasan Jalan Assirot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa (17/2). Insiden ini memicu kekhawatiran serius karena lubang yang terbentuk berada di dekat instalasi kabel tanam bertegangan tinggi milik PT PLN (Persero). Keberadaan infrastruktur vital ini membuat proses perbaikan harus dilakukan dengan tingkat kehati-hatian yang sangat tinggi.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kebon Jeruk, Prapto, menjelaskan bahwa kabel bertegangan tinggi 150 kV milik PLN tertanam di sekitar area saluran air yang mengalami kerusakan. Ia mengonfirmasi bahwa posisi kabel tersebut berada tepat di bawah atau di sisi titik jalan yang amblas, sehingga menuntut prosedur pengerjaan yang tidak bisa dilakukan secara terburu-buru demi menghindari risiko kecelakaan kerja atau gangguan kelistrikan yang lebih luas.

Lebih lanjut, Prapto mengungkapkan bahwa masalah jalan amblas di Jalan Assirot bukanlah kejadian baru. Sejak instalasi listrik bawah tanah tersebut dipasang, kawasan tersebut tercatat berulang kali mengalami penurunan permukaan tanah. Fenomena ini bersifat sporadis, di mana titik amblas sering berpindah-pindah lokasi, sehingga menyulitkan upaya mitigasi permanen yang dilakukan oleh pihak terkait.

Menanggapi situasi tersebut, Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi, menyatakan bahwa pihaknya telah menurunkan tim dari Suku Dinas SDA untuk melakukan penanganan darurat sejak Selasa pagi. Hingga saat ini, penyebab pasti dari seringnya terjadi amblas di kawasan tersebut masih dalam tahap identifikasi lebih lanjut oleh dinas terkait untuk menentukan langkah perbaikan yang lebih komprehensif.

Beruntung, insiden jalan amblas ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada kendaraan warga yang melintas. Meskipun demikian, pihak berwenang terpaksa melakukan penutupan sebagian badan jalan untuk memfasilitasi proses perbaikan. Saat ini, petugas di lapangan terlihat sedang memperlebar lubang sedalam 2,5 meter tersebut guna memudahkan akses pengerjaan serta pengecekan struktur tanah di sekitar kabel PLN.

Selama masa perbaikan berlangsung, arus lalu lintas di Jalan Assirot hanya dapat dilalui melalui satu lajur saja. Kendati demikian, pengaturan lalu lintas yang dilakukan petugas memastikan tidak terjadi kemacetan yang signifikan di area tersebut. Pemasangan spandukanduk peringatan pun telah dilakukan agar pengguna jalan tetap waspada saat melintasi zona pengerjaan saluran air tersebut.

Mengapa Ini Penting

Insiden ini menyoroti pentingnya sinkronisasi data antar instansi utilitas bawah tanah di kota besar untuk mencegah kegagalan infrastruktur. Risiko kerusakan pada kabel tegangan tinggi dapat menyebabkan gangguan listrik skala besar yang berdampak pada produktivitas ekonomi dan keamanan warga di sekitarnya.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
7 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit