Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi memberikan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada mendiang Aipda Yudhi Perdana Putra. Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan, Kalimantan Tengah, ini gugur saat menjalankan tugas negara dalam operasi penggerebekan terhadap terduga bandar narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.
Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, Jenderal Sigit menyampaikan rasa duka yang mendalam atas gugurnya salah satu putra terbaik Polri tersebut. Penghargaan KPLB ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi institusi terhadap dedikasi dan pengabdian almarhum dalam upaya memberantas peredaran narkoba yang merusak masa depan bangsa.
Insiden tragis ini bermula pada Kamis (2/7), saat tim Satresnarkoba Polres Katingan melakukan operasi penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika. Meski petugas berhasil mengamankan satu terduga pelaku, situasi di lapangan berubah mencekam ketika keluarga pelaku melakukan perlawanan sengit dengan menggunakan senjata tajam.
Perlawanan tersebut memicu eskalasi massa di sekitar lokasi, yang membuat situasi menjadi tidak terkendali. Dalam upaya menyelamatkan diri dan mengamankan situasi, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur di lokasi kejadian. Selain itu, dua personel lainnya hingga saat ini masih dalam status pencarian dan proses penyisiran intensif oleh tim gabungan di sekitar lokasi serta aliran sungai.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menegaskan bahwa prioritas utama kepolisian saat ini adalah menemukan dua personel yang belum diketahui keberadaannya. Seluruh sumber daya telah dikerahkan untuk melakukan pencarian di medan yang menantang demi memastikan kondisi para anggota tersebut segera teridentifikasi.
Menanggapi insiden ini, Kapolri menegaskan instruksi tegas kepada seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu dalam mengambil tindakan tegas terukur terhadap bandar narkoba. Menurutnya, bandar narkoba adalah musuh masyarakat yang harus diberantas demi menyelamatkan generasi muda Indonesia dalam menyongsong bonus demografi yang krusial bagi kemajuan bangsa di masa depan.