Kota Thessaloniki, yang merupakan kota terbesar kedua di Yunani, kini berada dalam kondisi darurat setelah kepulan asap tebal menyelimuti wilayah tersebut sejak Minggu (5/7/2026). Asap pekat ini dilaporkan berasal dari kebakaran hutan hebat yang melanda kawasan pinggiran kota, menciptakan kekhawatiran serius bagi penduduk setempat mengenai kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Menurut laporan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran Yunani, intensitas api yang tinggi telah merambat hingga ke area industri di pinggiran kota. Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan vegetasi di kawasan hutan, tetapi juga melahap dua pabrik yang beroperasi di wilayah tersebut, yang diduga menjadi penyebab utama pelepasan material beracun ke udara.
Kombinasi antara vegetasi yang terbakar dan material industri dari pabrik yang terdampak telah menciptakan polusi udara yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Pihak berwenang setempat telah mengeluarkan peringatan kepada warga agar membatasi aktivitas di luar ruangan dan menutup jendela rumah guna meminimalkan paparan asap yang mengandung partikel berbahaya tersebut.
Tim pemadam kebakaran saat ini sedang berupaya keras untuk melokalisasi api dan mencegah penyebaran lebih lanjut ke area permukiman yang lebih padat. Kendala cuaca dan kondisi medan yang sulit di wilayah pinggiran Thessaloniki menjadi tantangan utama bagi petugas di lapangan dalam proses pemadaman yang berlangsung sejak akhir pekan lalu.
Otoritas kesehatan Yunani juga telah bersiaga di berbagai fasilitas medis untuk mengantisipasi lonjakan pasien yang mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap beracun. Pemantauan kualitas udara terus dilakukan secara intensif untuk menentukan langkah mitigasi selanjutnya bagi keselamatan warga di kota terbesar kedua di Yunani tersebut.
Kejadian ini kembali menyoroti kerentanan kawasan industri di pinggiran kota terhadap ancaman kebakaran hutan yang semakin sering terjadi selama musim panas. Pemerintah Yunani diharapkan akan melakukan evaluasi mendalam terkait sistem perlindungan kebakaran di area industri dan kawasan hutan guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.