Jakarta – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai momen pelepasan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin. Momen ini menjadi penutup rangkaian pertemuan Leaders' Retreat yang berlangsung intensif antara kedua pemimpin negara tersebut.
Berdasarkan pantauan visual dari Sekretariat Presiden, seusai memberikan pernyataan bersama kepada awak media, Presiden Prabowo mendampingi PM Wong berjalan dari Ruang Kredensial menuju teras depan Istana. Keduanya tampak terlibat dalam perbincangan santai sembari menyusuri serambi barat Istana, di mana sesekali terlihat tawa hangat di antara kedua kepala pemerintahan ini.
Sesampainya di area kendaraan kenegaraan, Presiden Prabowo menyalami PM Wong sebagai tanda penghormatan. Namun, suasana cair kembali terlihat ketika PM Wong sempat keluar sejenak dari mobil untuk melanjutkan obrolan singkat yang belum tuntas, menunjukkan kedekatan personal yang terjalin erat di antara keduanya.
Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut menegaskan kembali pentingnya pertemuan ini. Ia mengenang bahwa PM Lawrence Wong merupakan pemimpin asing pertama yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia setelah dirinya resmi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, sebuah gestur yang menandakan prioritas hubungan bilateral kedua negara.
Pertemuan Leaders' Retreat kali ini mencatatkan capaian signifikan dengan lahirnya 26 kesepakatan kerja sama strategis. Kerja sama tersebut mencakup sektor-sektor krusial seperti ekonomi, investasi, pertahanan, energi, lingkungan hidup, hingga transformasi digital dan pengembangan sumber daya manusia yang menjadi fondasi kemitraan masa depan.
Melalui momentum tahunan ini, kedua pemimpin berharap hubungan Indonesia dan Singapura semakin kokoh, terutama dalam menyambut peringatan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Langkah-langkah konkret yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi stabilitas kawasan serta pertumbuhan ekonomi nasional yang saling menguntungkan bagi rakyat kedua negara.