Internasional

Pakar Sebut Kebakaran Wang Fuk Court Akibat Kegagalan Sistemik Kebijakan Publik

Pakar Sebut Kebakaran Wang Fuk Court Akibat Kegagalan Sistemik Kebijakan Publik

Ringkasan

  • Dua pakar teknik kebakaran menyebut tragedi Wang Fuk Court di Hong Kong sebagai kegagalan sistemik kebijakan publik dalam menangani risiko kebakaran fasad gedung tinggi.

Kebakaran mematikan yang melanda Wang Fuk Court di Hong Kong tahun lalu kini menjadi sorotan utama dalam penyelidikan komite independen. Dua pakar teknik kebakaran menyatakan bahwa tragedi tersebut bukan sekadar insiden biasa, melainkan cerminan dari kegagalan sistemik dalam kebijakan publik terkait standar keamanan gedung bertingkat.

Dalam keterangannya di hadapan komite, para ahli menyoroti ketiadaan strategi mitigasi yang efektif untuk menangani api yang merambat melalui fasad atau bagian luar bangunan. Kecepatan rambatan api saat insiden tersebut tercatat lebih dari 10 meter per detik, sebuah fenomena yang dianggap belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kebakaran gedung besar.

Profesor ilmu bangunan dari Polytechnic University, Asif Usmani dan Jiang Liming, yang ditunjuk sebagai saksi ahli, menegaskan bahwa regulasi bangunan lokal saat ini terlalu fokus pada pencegahan kebakaran di area interior. Mereka menilai bahwa risiko kebakaran eksternal, seperti yang terjadi di Wang Fuk Court, selama ini dianggap sebagai skenario yang mustahil terjadi sehingga tidak diantisipasi dengan matang.

Selain masalah desain, para ahli juga menyoroti penggunaan material mudah terbakar pada proyek renovasi yang dikategorikan sebagai pekerjaan sementara. Mereka mempertanyakan mengapa material tersebut dibiarkan terpasang dalam jangka waktu yang lama, yang secara signifikan meningkatkan risiko penyebaran api ke berbagai unit bangunan di sekitarnya.

Usmani menekankan bahwa fenomena ini merupakan kegagalan sistemik yang menuntut peninjauan ulang secara menyeluruh pada tingkat kebijakan publik. Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan perubahan dalam cara regulasi pekerjaan sementara dikelola, agar risiko serupa tidak terulang di masa depan.

Secara global, para ahli mengakui bahwa saat ini masih terdapat kekosongan strategi pemadaman yang efektif untuk kebakaran yang bermula di dinding luar gedung tinggi. Temuan ini diharapkan menjadi peringatan bagi otoritas di berbagai negara untuk memperbarui protokol keselamatan bangunan sesuai dengan tantangan arsitektur modern yang terus berkembang.

Mengapa Ini Penting

Berita ini menjadi pengingat krusial bagi pengembang properti dan regulator di Indonesia mengenai pentingnya standar material bangunan tahan api. Mengingat pesatnya pembangunan gedung pencakar langit di kota-kota besar Indonesia, evaluasi terhadap regulasi keselamatan fasad sangat mendesak untuk mencegah risiko bencana berskala besar serupa.

Sumber Asli
Scmp
Tanggal
25 Juni 2026
Waktu Baca
2 menit