Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Hong Kong yang melibatkan satu unit taksi dan sebuah bus umum pada Sabtu malam. Peristiwa nahas tersebut terjadi di Hiram’s Highway, kawasan Sai Kung, dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta dua lainnya mengalami luka-luka akibat benturan keras.
Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.47 waktu setempat di dekat Pak Sha Terrace. Kronologi awal menunjukkan bahwa taksi tersebut tiba-tiba melintasi garis tengah jalan dan menghantam bagian depan bus KMB rute 92 yang sedang melaju dari arah berlawanan menuju Clear Water Bay.
Tim penyelamat yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan upaya evakuasi terhadap sopir taksi yang berusia 64 tahun. Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan terjepit di dalam badan kendaraan yang ringsek parah. Setelah berhasil dikeluarkan, ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Tseung Kwan O untuk mendapatkan penanganan medis intensif, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.
Selain sang pengemudi, dua penumpang yang berada di dalam taksi juga menjadi korban dalam kecelakaan ini. Seorang penumpang pria berusia 50 tahun dilarikan ke rumah sakit yang sama dengan sopir taksi. Sementara itu, seorang penumpang wanita berusia 47 tahun yang sempat kehilangan kesadaran segera dilarikan ke Rumah Sakit Queen Elizabeth di Yau Ma Tei untuk mendapatkan perawatan darurat.
Di sisi lain, pengemudi bus KMB yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dilaporkan tidak mengalami cedera fisik. Ia tetap berada di lokasi kejadian untuk memberikan keterangan kepada pihak kepolisian guna membantu proses investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan kendaraan umum tersebut.
Dokumentasi visual yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi taksi yang mengalami kerusakan sangat parah pada bagian depan dan samping. Serpihan material kendaraan tampak berserakan di sepanjang jalan, menggambarkan betapa hebatnya dampak benturan antara kedua kendaraan tersebut. Pihak berwenang saat ini masih terus mendalami apakah kecelakaan ini disebabkan oleh kesalahan manusia, kondisi kendaraan, atau faktor lingkungan lainnya.