DALLAS – Tim nasional Argentina menunjukkan dominasi yang mengesankan dengan meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Yordania pada pertandingan Sabtu (27/6). Meskipun pelatih Lionel Scaloni melakukan rotasi besar-besaran dengan mengganti sembilan pemain dari susunan starter sebelumnya, La Albiceleste tetap tampil perkasa dan memastikan diri menjadi juara grup dengan koleksi poin sempurna.
Hanya kiper Emi Martinez dan penyerang Lautaro Martinez yang tetap dipertahankan dalam susunan pemain utama. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi Scaloni untuk mengistirahatkan pemain kunci sebelum menghadapi laga krusial babak 32 besar melawan Cape Verde di Miami pada hari Jumat mendatang. Rotasi ini membuktikan bahwa kedalaman skuad Argentina berada pada level yang sangat mumpuni.
Meski Yordania yang sudah dipastikan tersingkir tidak memberikan perlawanan yang berarti, Scaloni mengaku puas dengan performa timnya. Pertandingan ini menjadi kesempatan berharga bagi pemain yang sebelumnya belum mendapatkan menit bermain untuk menunjukkan kualitas mereka di lapangan, sekaligus menjaga kebugaran fisik pemain setelah menjalani musim yang panjang dan melelahkan.
Memasuki fase gugur, Scaloni menyadari sepenuhnya pentingnya menjaga seluruh anggota skuad tetap dalam kondisi prima dan fokus. Dalam turnamen dengan intensitas tinggi, ancaman cedera maupun akumulasi kartu bisa menimpa pemain kapan saja. Oleh karena itu, memastikan setiap pemain memiliki pengalaman bertanding menjadi langkah krusial untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di babak berikutnya.
Lionel Messi, yang sempat dicadangkan selama satu jam, akhirnya turun ke lapangan untuk memenuhi harapan para penggemar yang hadir. Sang maestro tidak mengecewakan penonton dengan mencetak gol melalui tendangan bebas yang indah. Gol tersebut mencatatkan sejarah baru bagi Messi sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
Kemenangan ini menegaskan bahwa Argentina adalah ancaman nyata bagi setiap lawan di fase gugur. Dengan rekor sempurna di fase grup, lini serang yang tajam, serta kedalaman skuad yang telah diuji dengan melibatkan seluruh pemain lapangan, Argentina kini melangkah dengan penuh percaya diri untuk mempertahankan gelar juara dunia mereka.