Direktur Utama PT Associated Mission Aviation (AMA), Bob Kayadu, mengonfirmasi bahwa proses pemulangan jenazah pilot Nicholas F. Goselin yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Balinggama, Kabupaten Yahukimo, telah mendapatkan fasilitasi penuh dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Jenazah pilot tersebut telah diterbangkan dari Papua menuju Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia, di mana pihak Kedutaan Besar AS kini mengambil alih prosedur penanganan lebih lanjut untuk proses pemulangan ke negara asal.
Nicholas F. Goselin merupakan sosok pilot yang telah mendedikasikan dirinya bagi PT AMA selama tiga tahun terakhir. Sebagai bagian dari total 16 pilot yang dipekerjakan oleh perusahaan penerbangan perintis tersebut, Nicholas dikenal sebagai pilot yang berdedikasi tinggi dalam melayani kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah pedalaman Papua yang sulit dijangkau oleh moda transportasi darat.
Insiden tragis ini terjadi pada Kamis (2/7) ketika pesawat jenis Pilatus Porter yang dipiloti oleh Nicholas mendarat di Lapangan Terbang Perintis Balinggama, Distrik Sobaham. Sesaat setelah mendarat, pesawat tersebut diserang dan dibakar oleh kelompok bersenjata. Akibat peristiwa ini, satu unit armada pesawat AMA tidak dapat dioperasikan lagi, sehingga kini perusahaan hanya menyisakan tujuh unit pesawat dengan 15 orang pilot yang masih bertugas.
Bob Kayadu menegaskan bahwa kejadian penyerangan ini merupakan insiden pertama yang dialami oleh PT AMA selama 67 tahun melayani masyarakat di Tanah Papua. Selama hampir tujuh dekade beroperasi, maskapai ini selalu menjaga netralitas dengan hanya fokus pada pelayanan kemanusiaan dan pengangkutan masyarakat sipil. Pihak manajemen memastikan bahwa armada pesawat AMA tidak pernah digunakan untuk kepentingan personel TNI, Polri, maupun kelompok bersenjata.
Keberadaan maskapai perintis seperti AMA sangat vital bagi konektivitas di wilayah pedalaman yang hanya bisa dijangkau oleh pesawat berbadan kecil. Peristiwa ini memberikan dampak signifikan terhadap operasional maskapai dan rasa aman bagi para kru penerbangan yang bertugas di wilayah rawan konflik. Manajemen AMA kini tengah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mengevaluasi prosedur keamanan penerbangan di wilayah pedalaman.
Pemerintah bersama aparat keamanan terus melakukan koordinasi untuk memastikan keamanan jalur penerbangan di wilayah Papua pasca-insiden ini. Fokus utama saat ini adalah memastikan pemulangan jenazah berjalan lancar sesuai protokol diplomatik, sekaligus melakukan investigasi mendalam terkait motif penyerangan yang menargetkan sarana transportasi masyarakat di Kabupaten Yahukimo tersebut.