Berita

Kementerian Sosial Kawal Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Sutan Takdir Alisjahbana

Kementerian Sosial Kawal Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Sutan Takdir Alisjahbana

Ringkasan

  • Kementerian Sosial berkomitmen mengawal pengusulan gelar pahlawan nasional bagi Sutan Takdir Alisjahbana atas jasanya di bidang pendidikan dan bahasa.

Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan komitmennya untuk mengawal proses pengusulan gelar pahlawan nasional bagi tokoh sastrawan dan pemikir kebudayaan, Sutan Takdir Alisjahbana (STA). Langkah ini diambil merespons usulan resmi yang diajukan oleh pihak Universitas Nasional (UNAS) guna memberikan penghormatan atas kontribusi besar almarhum bagi bangsa Indonesia.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa saat ini usulan tersebut tengah dalam tahap pemrosesan administratif. Pihak kementerian berencana meneruskan dokumen usulan tersebut kepada instansi terkait agar dapat dikaji secara komprehensif sebelum nantinya diproses lebih lanjut oleh Dewan Gelar di bawah naungan Kementerian Kebudayaan yang dipimpin oleh Fadli Zon.

Dalam keterangannya usai menghadiri seminar nasional di Universitas Nasional, Jakarta, Saifullah Yusuf memastikan bahwa nama Sutan Takdir Alisjahbana telah masuk dalam daftar prioritas yang akan diproses mekanismenya. Meskipun belum merinci total jumlah usulan tahun ini, Kemensos berkomitmen memberikan perhatian khusus pada tokoh-tokoh inspiratif yang berjuang melalui jalur non-militer.

Presiden Prabowo Subianto disebut memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk mengajukan figur-figur inspiratif yang dinilai berjasa bagi negara. Hal ini menjadi angin segar bagi upaya pengakuan terhadap pahlawan yang berjuang di belakang panggung publik, seperti STA yang memiliki jasa besar dalam merintis dunia pendidikan serta standardisasi Bahasa Indonesia modern.

Saifullah Yusuf yang juga merupakan alumnus UNAS, mengenang sosok STA sebagai tokoh yang menanamkan iklim kebebasan berpendapat dan demokrasi di lingkungan kampus. Semasa menjabat rektor, STA berhasil menjadikan kampus sebagai pusat diskusi yang subur bagi pergerakan mahasiswa, yang hingga kini relevansinya masih dirasakan oleh banyak pihak.

Sebagai penutup, Menteri Sosial berharap agar proses birokrasi dan kajian mendalam ini dapat berjalan lancar. Pemerintah menaruh harapan besar bahwa melalui mekanisme yang ada, Sutan Takdir Alisjahbana dapat segera ditetapkan sebagai pahlawan nasional sebagai bentuk apresiasi tertinggi negara atas dedikasi almarhum yang tak terhitung nilainya bagi kemajuan intelektual bangsa.

Mengapa Ini Penting

Pengusulan gelar pahlawan bagi tokoh non-militer seperti Sutan Takdir Alisjahbana memperluas narasi kepahlawanan nasional ke arah kontribusi intelektual dan pendidikan. Hal ini menjadi pengingat penting bagi generasi penerus akan peran krusial bahasa dan pemikiran kritis dalam membangun fondasi modernitas bangsa Indonesia.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
30 Juni 2026
Waktu Baca
2 menit