Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia memberikan pernyataan resmi terkait situasi terkini warga negara Indonesia (WNI) di Eropa di tengah ancaman gelombang panas ekstrem yang melanda benua tersebut sejak akhir Juni. Hingga saat ini, otoritas terkait belum menerima laporan mengenai adanya WNI yang menjadi korban atau mengalami dampak kesehatan serius akibat fenomena cuaca tersebut.
Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, mengungkapkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi melalui koordinasi intensif dengan seluruh kantor perwakilan RI di negara-negara Eropa. Meskipun beberapa negara di kawasan tersebut telah menetapkan status siaga tinggi, kondisi WNI secara umum dilaporkan masih dalam keadaan aman dan terkendali.
Dalam keterangannya di Jakarta, Heni menegaskan bahwa hingga Rabu, tidak ada laporan masuk mengenai WNI yang membutuhkan bantuan darurat akibat suhu ekstrem. Meskipun belum ada insiden yang dilaporkan, pihak perwakilan RI di luar negeri tetap proaktif dalam memberikan imbauan kepada masyarakat Indonesia di Eropa agar terus meningkatkan kewaspadaan.
Di sisi lain, situasi kesehatan di Eropa saat ini berada dalam perhatian serius organisasi kesehatan dunia. Berdasarkan laporan terkini dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdapat lebih dari 1.300 angka kematian tambahan yang tercatat di seluruh Eropa dalam kurun waktu satu pekan terakhir, yang secara langsung dikaitkan dengan paparan suhu panas yang ekstrem.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, memberikan peringatan keras bahwa stres akibat panas merupakan ancaman 'pembunuh senyap' bagi penduduk. Kerentanan ini diperburuk oleh infrastruktur bangunan di Eropa, termasuk rumah tinggal dan fasilitas pendidikan, yang secara desain tidak dirancang untuk menghadapi suhu setinggi yang terjadi saat ini.
Menghadapi tantangan cuaca ekstrem ini, WHO menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan negara-negara anggota dalam memperkuat sistem kesehatan, kesiapsiagaan, serta respons cepat terhadap dampak perubahan iklim. Bagi masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri, Kemlu terus menekankan pentingnya mematuhi arahan otoritas setempat demi menjaga keselamatan pribadi di tengah gelombang panas.