Teknologi

Kesempatan Terakhir Mendapatkan MacBook dengan Harga Lama Sebelum Kenaikan Global

Kesempatan Terakhir Mendapatkan MacBook dengan Harga Lama Sebelum Kenaikan Global

Ringkasan

  • Apple resmi menaikkan harga MacBook dan iPad akibat kelangkaan komponen global.
  • Manfaatkan diskon Amazon Prime Day sebelum harga naik.

Apple akhirnya meresmikan kenaikan harga untuk jajaran perangkat keras mereka setelah sempat memberikan sinyal peringatan beberapa pekan lalu. Keputusan ini secara resmi tercermin di situs web resmi Apple, di mana hampir seluruh lini produk utama mengalami penyesuaian harga yang cukup signifikan, mencakup MacBook Neo, MacBook Air, hingga model MacBook Pro yang paling terdampak.

MacBook Neo kini dibanderol seharga 699 dolar AS, naik 100 dolar AS dari harga sebelumnya. Sementara itu, MacBook Air mengalami kenaikan sebesar 200 dolar AS, menjadikannya mulai dijual di angka 1.299 dolar AS. Meskipun spesifikasi dasar yang ditawarkan tetap mumpuni dengan RAM 16 GB dan penyimpanan 512 GB, kenaikan ini terasa cukup memberatkan bagi konsumen, terutama karena terjadi hanya beberapa bulan setelah pembaruan model tersebut.

Kenaikan paling tajam terjadi pada lini MacBook Pro yang kini mencapai 1.999 dolar AS, atau melonjak sekitar 20 persen dari harga awal. Uniknya, meski harga naik drastis, perangkat ini masih menggunakan chip M5 yang sama dengan model Air, menciptakan kesenjangan harga yang semakin lebar antara kedua seri tersebut. Apple juga melakukan penyesuaian harga serupa pada jajaran iMac, Mac Studio, serta seluruh lini iPad terbaru mereka.

Di tengah berita kenaikan harga ini, ajang Amazon Prime Day menjadi secercah harapan bagi konsumen yang berencana melakukan pembelian dalam waktu dekat. Beberapa model masih tersedia dengan harga diskon yang jauh di bawah harga resmi terbaru Apple. Contohnya, MacBook Air 13 inci masih bisa didapatkan dengan harga 949 dolar AS, memberikan penghematan sekitar 350 dolar AS dibandingkan harga toko resmi.

Bahkan, model dasar MacBook Pro saat ini terpantau dijual di angka 1.549 dolar AS di Amazon, yang berarti lebih murah 450 dolar AS dari harga ritel terbaru. Selain laptop, diskon serupa juga berlaku untuk lini iPad, di mana iPad standar dijual seharga 299 dolar AS dan iPad Mini di angka 500 dolar AS. Namun, para analis pasar memperingatkan bahwa ketersediaan harga diskon ini kemungkinan besar tidak akan bertahan lama.

Kenaikan harga ini dipicu oleh kelangkaan komponen global yang telah melanda industri teknologi sepanjang tahun ini. Para produsen memori saat ini lebih memprioritaskan pasokan untuk pusat data kecerdasan buatan (AI), sehingga memaksa produsen perangkat konsumen seperti Apple untuk membayar biaya produksi yang lebih tinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa bahkan perusahaan dengan volume produksi raksasa sekalipun tidak mampu lagi menahan tekanan biaya yang meroket di pasar global.

Mengapa Ini Penting

Kenaikan harga produk Apple secara global ini mencerminkan krisis pasokan komponen semikonduktor yang dipicu oleh dominasi investasi pusat data AI. Bagi konsumen dan pelaku bisnis di Indonesia, tren ini menjadi sinyal bahwa harga perangkat keras premium akan terus meningkat, sehingga strategi pembelian yang tepat waktu menjadi sangat krusial.

Sumber Asli
Wired
Tanggal
26 Juni 2026
Waktu Baca
3 menit