Berita

KLH Apresiasi Terobosan Kota Tangerang dalam Pengolahan Sampah RDF

KLH Apresiasi Terobosan Kota Tangerang dalam Pengolahan Sampah RDF

Ringkasan

  • KLH menilai Kota Tangerang berhasil melakukan terobosan dalam pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif (RDF) yang berpotensi mendukung industri.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis Pemerintah Kota Tangerang dalam memperbaiki kualitas lingkungan melalui penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif, atau yang lebih dikenal dengan Refuse Derived Fuel (RDF). Inovasi ini dipandang sebagai lompatan besar dalam manajemen limbah perkotaan yang berkelanjutan.

Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH, Ary Sudijanto, menyatakan bahwa metode RDF memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar co-firing pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) maupun industri semen. Keberadaan pabrik semen di sekitar wilayah Tangerang menjadi keunggulan geografis yang ideal bagi ekosistem RDF untuk berjalan efektif.

Kendati demikian, KLH memberikan catatan penting agar Pemerintah Kota Tangerang terus menggenjot volume sampah yang terkelola. Ary menekankan bahwa sebagai kota penyangga ibu kota, komitmen penuh dalam memaksimalkan kapasitas pengolahan sampah sangat dinantikan guna mendukung target nasional dalam pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan.

Dalam Forum Lingkungan Hidup yang diselenggarakan pada rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI ke-18 di Medan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang didapuk sebagai narasumber utama. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk memaparkan keberhasilan penerapan teknologi RDF dalam mereduksi tumpukan sampah yang selama ini menjadi tantangan bagi kota-kota besar.

Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menyambut positif antusiasme pemerintah daerah lain terhadap teknologi ini. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya terbuka untuk berbagi pengalaman dan transfer pengetahuan, termasuk rencana studi komparasi yang akan dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya ke Kota Tangerang.

Melalui forum ini, Kota Tangerang berharap dapat menjadi model percontohan bagi daerah lain di Indonesia dalam mengimplementasikan teknologi hijau. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi beban di tempat pembuangan akhir, tetapi juga mentransformasi sampah menjadi sumber energi yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi industri terkait.

Mengapa Ini Penting

Penerapan teknologi RDF menjadi solusi krusial bagi krisis lahan TPA di kota-kota besar Indonesia dengan mengubah limbah menjadi komoditas energi. Keberhasilan model ini dapat memicu adopsi teknologi serupa di wilayah lain, sekaligus mendukung transisi industri menuju penggunaan bahan bakar rendah emisi.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
30 Juni 2026
Waktu Baca
2 menit