Kabar kurang sedap menghampiri tim nasional Mesir menjelang laga krusial babak 32 besar Piala Dunia melawan Australia. Kapten tim, Mohamed Salah, dilaporkan mengalami cedera hamstring yang mengancam partisipasinya dalam pertandingan penentu yang akan berlangsung hari Jumat mendatang. Kondisi ini tentu menjadi pukulan berat bagi skuad asuhan pelatih Mesir yang berharap dapat melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi ini.
Masalah kesehatan Salah terdeteksi saat ia terpaksa ditarik keluar lapangan pada laga terakhir fase grup melawan Iran yang berakhir imbang 1-1. Pemain berusia 34 tahun tersebut merasakan nyeri yang cukup hebat pada bagian kakinya. Setelah dilakukan pemeriksaan medis secara intensif, tim dokter Mesir, Mohamed Abou El Ela, secara resmi mengonfirmasi bahwa Salah menderita cedera hamstring melalui pernyataan tertulis yang dirilis oleh Asosiasi Sepak Bola Mesir (EFA).
Hingga saat ini, pihak EFA belum memberikan keterangan pasti mengenai peluang kesembuhan Salah sebelum laga melawan Australia dimulai. Namun, pernyataan tersebut menambahkan bahwa sang pemain telah memulai program perawatan intensif untuk mempercepat proses pemulihan. Kehadiran Salah di atas lapangan sangat vital, mengingat kontribusinya yang gemilang selama babak penyisihan grup, di mana ia berhasil mencetak satu gol dan memberikan dua assist krusial bagi timnya.
Tidak hanya Salah, krisis pemain juga melanda lini pertahanan Mesir. Bek kiri andalan mereka, Ahmed Fatouh, mengalami robekan pada otot hamstring yang diperkirakan akan membuatnya absen dalam laga krusial nanti. EFA mengindikasikan bahwa peluang Fatouh untuk pulih tepat waktu sangat tipis, sehingga tim pelatih harus segera mencari alternatif pemain pengganti untuk menjaga keseimbangan pertahanan.
Situasi semakin menantang dengan kondisi bek tengah Mohamed Abdelmonem. Pemain yang sempat mengalami musim sulit akibat cedera di klub Ligue 1, Nice, ini mengalami memar pergelangan kaki yang parah saat menghadapi Iran. Ia hanya mampu bermain selama 14 menit sebelum harus ditarik keluar lapangan. Meski demikian, EFA memberikan sedikit kabar positif bahwa Abdelmonem saat ini tengah menjalani persiapan khusus agar bisa diturunkan menghadapi Australia di Dallas.
Mesir berhasil melaju ke babak 32 besar setelah finis di posisi kedua Grup G dengan mengumpulkan lima poin. Keberhasilan mereka mencapai fase gugur untuk pertama kalinya menjadi catatan sejarah tersendiri. Kini, seluruh mata tertuju pada keputusan tim medis dalam beberapa hari ke depan, mengingat hasil pertandingan di Dallas akan menentukan langkah Mesir menuju babak 16 besar Piala Dunia.