Internasional

Kontraktor dan Supervisor Diberi Peringatan Bersyarat Akibat Penebangan Liar di Lower Peirce Reservoir

Kontraktor dan Supervisor Diberi Peringatan Bersyarat Akibat Penebangan Liar di Lower Peirce Reservoir

Ringkasan

  • Kontraktor dan pengawas proyek di Singapura dijatuhi sanksi peringatan bersyarat setelah terbukti melakukan penebangan liar di kawasan konservasi Lower Peirce Reservoir.

Dewan Taman Nasional Singapura (NParks) secara resmi telah menjatuhkan sanksi berupa peringatan bersyarat kepada kontraktor dan pengawas proyek yang bertanggung jawab atas penebangan pohon tanpa izin di kawasan Lower Peirce Reservoir. Insiden ini terungkap pada awal Juni lalu, ketika puluhan bibit pohon dan semak yang merupakan bagian dari inisiatif penghijauan nasional ditemukan telah dibersihkan secara tidak sah.

Direktur Grup Penegakan dan Investigasi NParks, Jessica Kwok, menyatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut. Berdasarkan fakta dan pertimbangan keadaan di lapangan, otoritas memberikan peringatan bersyarat selama 24 bulan. Meskipun ini merupakan pelanggaran pertama bagi pihak terkait, mereka diwajibkan untuk mematuhi aturan ketat selama masa percobaan tersebut.

Jika dalam periode 24 bulan tersebut ditemukan pelanggaran baru, pihak kontraktor dan supervisor dapat menghadapi tuntutan hukum di pengadilan untuk pelanggaran lama maupun yang baru. Sesuai regulasi, menebang atau memindahkan tanaman di kawasan cagar alam tanpa izin dari Komisaris Taman dan Rekreasi merupakan pelanggaran serius yang dapat dikenai denda hingga S$50.000 atau hukuman penjara hingga enam bulan.

Kejadian ini bermula saat kontraktor ditugaskan untuk melakukan penggantian papan jalan di area Lower Peirce Reservoir. Mereka membutuhkan ruang penyimpanan material di dekat pintu masuk jalur tersebut. Meski NParks telah menetapkan lokasi penyimpanan yang aman dan memastikan tidak boleh ada tanaman yang terdampak, komunikasi antara pihak kontraktor dan pengawas di lapangan mengalami hambatan.

Investigasi mengungkap bahwa pengawas proyek, yang saat itu menggantikan supervisor tetap yang sedang cuti, keliru menafsirkan instruksi. Akibat kesalahpahaman tersebut, material disimpan di area yang telah dilarang oleh NParks, yang menyebabkan sekitar 40 bibit pohon dan semak di lahan seluas 40,5 meter persegi musnah. Pihak kontraktor dan pengawas telah mengakui kesalahan mereka segera setelah diinterogasi.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihak kontraktor setuju untuk menanggung seluruh biaya penanaman kembali dan pemeliharaan lahan tersebut. Saat ini, NParks telah melakukan restorasi dengan menanam 60 tanaman baru yang mencakup spesies asli serta penambahan tiga varietas baru untuk memastikan kelestarian ekosistem di kawasan Lower Peirce Reservoir tetap terjaga sesuai dengan visi gerakan OneMillionTrees.

Mengapa Ini Penting

Kasus ini menyoroti pentingnya kepatuhan ketat terhadap regulasi lingkungan dalam proyek pembangunan infrastruktur di kawasan sensitif. Bagi pelaku industri di Indonesia, ini menjadi peringatan bahwa kelalaian operasional yang berdampak pada ekosistem dapat berujung pada sanksi hukum berat dan kerusakan reputasi perusahaan.

Sumber Asli
Channelnewsasia
Tanggal
1 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit