Ibukota Suriah, Damaskus, diguncang oleh serangkaian ledakan pada hari Selasa saat Presiden Prancis, Emmanuel Macron, tengah melakukan kunjungan diplomatik bersejarah untuk bertemu dengan Presiden Suriah, Ahmad al-Sharaa. Insiden tersebut terjadi di dekat Hotel Four Seasons, tempat delegasi Prancis dikabarkan menginap, dan menyebabkan sedikitnya empat orang terluka menurut laporan media pemerintah setempat.
Ledakan terjadi tepat saat Macron memasuki istana presiden untuk melakukan pembicaraan bilateral yang krusial. Meskipun situasi di lapangan sempat mencekam, kantor kepresidenan Prancis segera mengeluarkan pernyataan bahwa Emmanuel Macron berada dalam kondisi aman dan agenda pertemuan dengan Presiden al-Sharaa tetap dilanjutkan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pihak berwenang Suriah hingga saat ini belum memberikan komentar resmi lebih lanjut mengenai motif atau pelaku di balik serangan tersebut.
Kunjungan ini merupakan tonggak sejarah karena Macron menjadi pemimpin Barat tingkat tinggi pertama yang menginjakkan kaki di Suriah sejak Ahmad al-Sharaa berkuasa. Lawatan ini dilakukan tepat sebelum Macron bertolak menuju pertemuan puncak NATO di Ankara, Turki, menunjukkan posisi strategis Suriah dalam agenda geopolitik global saat ini. Kunjungan ini pun dianggap sebagai simbol upaya normalisasi hubungan diplomatik antara negara-negara Barat dan Suriah.
Peran Macron sangat signifikan dalam mendorong Uni Eropa dan Amerika Serikat untuk melonggarkan sebagian besar sanksi ekonomi terhadap Suriah. Tiba pada Senin malam bersama delegasi ekonomi, Macron dijadwalkan menandatangani berbagai nota kesepahaman (MoU). Langkah ini merupakan bagian dari upaya Suriah untuk menarik investor asing guna memulihkan infrastruktur negara tersebut setelah 14 tahun dilanda perang saudara yang menghancurkan.
Berdasarkan laporan televisi pemerintah yang mengutip pejabat keamanan, dua ledakan di pusat kota tersebut dipicu oleh alat peledak. Satu alat ditempatkan di tempat sampah, sementara alat lainnya dipasang pada sebuah mobil yang terparkir. Selain empat orang yang terluka, termasuk beberapa aparat kepolisian, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut. Saat ini, otoritas keamanan sedang melakukan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian.
Asap tebal terlihat membubung tinggi dari lokasi ledakan yang berada di jalan protokol Damaskus, tepat di dekat kantor Kementerian Pariwisata dan Museum Nasional Damaskus. Area ini dikenal sebagai pusat aktivitas yang sibuk, sehingga ledakan ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai stabilitas keamanan di ibu kota Suriah saat pemerintah berusaha membangun kembali citra negara yang ramah investasi bagi komunitas internasional.