Berita

Mahasiswi Telkom University Dilaporkan Hilang, Pihak Kampus Terbitkan Edaran Resmi

Mahasiswi Telkom University Dilaporkan Hilang, Pihak Kampus Terbitkan Edaran Resmi

Ringkasan

  • Seorang mahasiswi Telkom University asal Bandung dilaporkan hilang setelah berpamitan berangkat kuliah sejak Selasa lalu.

Seorang mahasiswi Telkom University, Nadira Az-Zahra, dilaporkan menghilang sejak Selasa (30/7). Mahasiswi yang tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Ilmu Terapan (FIT) Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) angkatan 2025 ini terakhir kali terlihat saat berpamitan untuk berangkat kuliah dari kediamannya di kawasan Ciwastra, Kota Bandung.

Keluarga korban kini dalam keadaan cemas setelah Nadira tidak kunjung kembali ke rumah selama tiga hari berturut-turut. Pihak keluarga telah berupaya melakukan pencarian mandiri dan meminta bantuan masyarakat luas untuk memberikan informasi sekecil apa pun terkait keberadaan Nadira agar segera dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Pihak Telkom University melalui perwakilan Humas, Adnan, telah mengonfirmasi kebenaran informasi mengenai hilangnya mahasiswi tersebut. Sebagai bentuk dukungan nyata dalam upaya pencarian, pihak kampus saat ini tengah memproses penerbitan surat edaran resmi mengenai kehilangan mahasiswa tersebut yang akan disebarluaskan kepada seluruh civitas akademika dan masyarakat umum.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Nadira terakhir kali terlihat mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jins hitam, serta kerudung berwarna krem. Ia diketahui membawa tas ransel kuliah berwarna krem yang di dalamnya terdapat laptop dan tablet. Saat berangkat, telepon genggam miliknya dilaporkan masih dalam keadaan aktif.

Namun, jejak komunikasi Nadira terputus melacak hingga pukul 12.30 WIB pada hari yang sama. Setelah waktu tersebut, akun WhatsApp milik yang bersangkutan diketahui tidak lagi aktif dan keluarga kehilangan kontak sepenuhnya. Sejak saat itu, keberadaan Nadira menjadi misteri yang hingga kini belum terpecahkan oleh pihak keluarga maupun kerabat dekatnya.

Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Rancasari, Kompol Herman Junaidi, menyatakan bahwa pihaknya baru menerima informasi terkait kejadian ini. Pihak kepolisian segera bergerak cepat dengan memerintahkan tim lapangan untuk melakukan investigasi dan pengecekan lebih lanjut guna melacak jejak terakhir mahasiswi tersebut. Aparat kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan ini secara serius demi memastikan keamanan dan keselamatan warga.

Mengapa Ini Penting

Kasus ini menyoroti pentingnya sistem keamanan lingkungan dan respons cepat institusi pendidikan dalam melindungi mahasiswanya. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap keamanan diri saat beraktivitas di ruang publik serta pentingnya sistem pelaporan darurat yang terintegrasi.

Sumber Asli
Cnnindonesia
Tanggal
3 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit