Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) secara resmi melaporkan adanya insiden yang melibatkan penyerang bintang mereka, Mehdi Taremi, dan asisten pelatih, Saeed Alhoei, saat hendak bertolak menuju Seattle, Amerika Serikat. Keduanya dilaporkan sempat tertahan oleh otoritas Amerika Serikat selama 25 menit sebelum akhirnya diizinkan untuk bergabung kembali dengan rombongan tim.
Kejadian ini terjadi saat tim nasional Iran hendak berangkat dari Tijuana, Meksiko, untuk melakoni pertandingan terakhir babak penyisihan grup Piala Dunia melawan Mesir. Meskipun pihak federasi tidak memberikan rincian spesifik mengenai alasan penahanan tersebut, mereka menegaskan bahwa tindakan otoritas setempat telah menyebabkan gangguan dalam jadwal perjalanan delegasi.
Dalam pernyataan resminya, FFIRI menyatakan bahwa pihak penyelenggara di Amerika Serikat sengaja menimbulkan kendala bagi kedua individu tersebut. Kondisi ini menyebabkan konvoi tim harus mengalami keterlambatan keberangkatan, yang memicu kekhawatiran di kalangan staf pendukung mengenai kelancaran logistik tim selama turnamen berlangsung.
Selama perhelatan Piala Dunia kali ini, skuad Iran memang telah menetapkan markas mereka di Tijuana, Meksiko, sebagai langkah antisipasi atas kebijakan perjalanan Amerika Serikat. Mereka tercatat sudah dua kali melakukan perjalanan masuk ke wilayah AS untuk bertanding, dan setiap kali kunjungan, mereka diwajibkan untuk segera kembali ke Meksiko setelah pertandingan usai.
Insiden ini terjadi tepat satu hari setelah otoritas Amerika Serikat mengklaim adanya pelonggaran restriksi perjalanan bagi delegasi Iran. Sebelumnya, aturan ketat mengharuskan tim untuk tiba satu hari sebelum laga dan langsung berangkat pulang, namun kini mereka diberikan izin tambahan untuk tiba dua hari lebih awal di Seattle, meskipun tetap dengan pengawasan ketat.
Pihak Amerika Serikat sendiri berdalih bahwa pembatasan yang diberlakukan terhadap tim nasional Iran murni didasari oleh pertimbangan keamanan. Namun, pihak Iran merasa perlakuan ini tidak adil bagi para atlet profesional yang hanya datang untuk berkompetisi. Ketegangan diplomatik yang sedang berlangsung tampaknya masih membayangi partisipasi Iran di ajang olahraga internasional ini.