Pantai Gading secara resmi memastikan langkah mereka ke babak sistem gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah setelah meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Curacao pada Kamis lalu di Philadelphia. Kemenangan ini menempatkan Pantai Gading di posisi kedua Grup E, sebuah pencapaian bersejarah bagi tim nasional mereka yang dalam tiga penampilan sebelumnya di Piala Dunia (2006-2014) selalu terhenti di fase grup.
Di sisi lain, kekalahan ini memaksa Curacao angkat koper dari turnamen. Meskipun harus tersingkir, langkah Curacao tetap menjadi sorotan dunia karena status mereka sebagai negara terkecil yang pernah lolos ke putaran final Piala Dunia. Bagi Curacao, pertandingan ini kemungkinan besar menjadi laga terakhir di bawah asuhan pelatih veteran asal Belanda, Dick Advocaat, yang telah menangani tiga tim nasional berbeda di ajang Piala Dunia.
Bintang utama pertandingan ini adalah Nicolas Pepe, yang sebelumnya sempat diragukan karena tidak masuk dalam skuad Piala Afrika asuhan pelatih Emerse Fae. Namun, Pepe membuktikan kualitasnya dengan mencetak dua gol krusial yang mengunci kemenangan. Ini merupakan gol kompetitif internasional pertama Pepe sejak Oktober 2024, sekaligus mematahkan puasa golnya dalam lima penampilan kualifikasi sebelumnya.
Gol pertama tercipta berkat kecerdikan pemain muda berusia 19 tahun, Yan Diomande. Memanfaatkan kesalahan lini belakang Curacao dalam membangun serangan, Diomande berhasil merebut bola dan mengirimkan umpan silang akurat ke arah Pepe yang sudah menunggu di tiang dekat. Dengan tembakan keras mendatar, Pepe sukses menaklukkan kiper Eloy Room.
Di babak kedua, meskipun intensitas permainan sempat menurun akibat suhu panas yang mencapai 80 derajat Fahrenheit, Pantai Gading tetap mampu tampil dominan. Gol kedua lahir melalui skema serangan balik yang rapi. Ibrahim Sangare melepaskan umpan terobosan yang membelah pertahanan, memungkinkan Pepe untuk melepaskan tembakan melengkung dari jarak 10 meter yang bersarang di pojok kiri gawang.
Meski Pantai Gading mendominasi, Curacao bukan tanpa perlawanan. Leandro Bacuna sempat memberikan ancaman berbahaya pada menit ke-44 setelah melewati tiga pemain bertahan, namun tendangannya melebar. Setelah jeda, Sherel Floranus juga sempat mendapatkan peluang emas, namun tembakannya melambung tipis di atas mistar gawang. Pantai Gading kini dijadwalkan menghadapi runner-up Grup I, yaitu antara Prancis atau Norwegia, di Arlington, Texas, pada hari Selasa mendatang.