Bisnis & Startup

Onsemi Jual Dua Pabrik Chip demi Efisiensi Biaya Operasional

Onsemi Jual Dua Pabrik Chip demi Efisiensi Biaya Operasional

Ringkasan

  • Onsemi melakukan divestasi dua pabrik chip di Filipina dan Amerika Serikat sebagai bagian dari strategi Fab Right untuk meningkatkan efisiensi biaya dan margin keuntungan.

Perusahaan semikonduktor global, Onsemi, baru saja mengumumkan langkah strategis untuk melakukan divestasi terhadap dua fasilitas manufaktur mereka. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk menekan biaya operasional secara signifikan sekaligus meningkatkan margin keuntungan di tengah dinamika pasar chip yang terus berubah. Meskipun saham perusahaan sempat mengalami penurunan lebih dari 3 persen pada perdagangan pra-pasar, kinerja saham Onsemi secara keseluruhan sepanjang tahun ini tetap mencatatkan kenaikan impresif mencapai hampir 75 persen.

Onsemi dikenal luas sebagai produsen utama chip daya dan sensor yang menjadi komponen vital dalam industri kendaraan listrik, otomatisasi pabrik, hingga pusat data kecerdasan buatan (AI). Langkah penjualan aset ini merupakan inti dari strategi perusahaan yang disebut sebagai "Fab Right". Strategi tersebut bertujuan untuk menyederhanakan rantai pasokan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengalokasikan sumber daya perusahaan ke sektor-sektor yang dianggap paling kompetitif dan memiliki potensi skalabilitas tinggi di masa depan.

Dalam kesepakatan tersebut, fasilitas milik Onsemi yang berlokasi di Tarlac, Filipina, akan dialihkan kepemilikannya kepada perusahaan chip asal Taiwan, Greatek Electronics. Greatek sendiri merupakan firma yang memiliki spesialisasi mendalam dalam sektor pengemasan dan pengujian semikonduktor. Proses transaksi ini diproyeksikan akan rampung dalam jangka waktu tiga hingga enam bulan ke depan, dengan jaminan kelancaran pasokan bagi pelanggan melalui perjanjian jangka panjang.

Sementara itu, untuk lokasi produksi di Mountain Top, Pennsylvania, Amerika Serikat, Onsemi telah sepakat untuk menjual fasilitas tersebut kepada perusahaan semikonduktor asal Swedia, Silex Microsystems. Transaksi ini memiliki jadwal yang lebih panjang dengan target penyelesaian pada Januari 2028. Jeda waktu ini sengaja diberikan agar Onsemi memiliki fleksibilitas yang cukup untuk memindahkan lini produksi mereka ke fasilitas lain tanpa mengganggu operasional klien.

Meski pihak manajemen Onsemi tidak mengungkapkan nilai finansial dari kedua transaksi tersebut, dampak efisiensi yang diharapkan cukup signifikan. Perusahaan mengestimasi bahwa penjualan dua fasilitas ini akan mampu menghemat pengeluaran sekitar 35 juta dolar AS setiap tahunnya. Penghematan awal diprediksi mulai dirasakan pada tahun 2027, sementara manfaat penuh dari strategi restrukturisasi ini akan terealisasi sepenuhnya pada tahun 2028 mendatang.

Selama masa transisi berlangsung, kedua lokasi pabrik tersebut dipastikan akan tetap beroperasi seperti biasa untuk memastikan tidak ada hambatan bagi rantai pasokan global. Langkah restrukturisasi ini menegaskan tren perusahaan teknologi besar yang mulai melakukan perampingan aset fisik demi menjaga ketangkasan bisnis di tengah persaingan semikonduktor yang semakin ketat dan kebutuhan akan efisiensi modal yang lebih tinggi.

Mengapa Ini Penting

Langkah Onsemi menunjukkan pergeseran fokus industri semikonduktor global menuju model operasional yang lebih ramping dan terfokus pada teknologi bernilai tinggi seperti AI. Bagi Indonesia, fenomena ini menjadi sinyal penting bahwa efisiensi rantai pasok global akan terus berubah, yang dapat memengaruhi ketersediaan komponen elektronik di pasar lokal dalam jangka panjang.

Sumber Asli
Channelnewsasia
Tanggal
7 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit