Pelatih tim nasional Ghana, Carlos Queiroz, melontarkan kritik tajam terkait format Piala Dunia yang kini diperluas menjadi 48 tim. Dalam sebuah konferensi pers di Philadelphia pada Sabtu lalu, Queiroz menyatakan bahwa penambahan jumlah peserta justru berpotensi menurunkan nilai prestisius dari ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Menurut Queiroz, kemudahan untuk lolos ke putaran final membuat drama dan urgensi dalam babak kualifikasi semakin memudar. Dengan banyaknya slot yang tersedia, fokus publik kini lebih sering tertuju pada negara-negara besar yang gagal lolos, alih-alih merayakan keberhasilan tim-tim yang berhasil melaju ke turnamen utama.
Ghana sendiri, yang merupakan salah satu dari 10 wakil Afrika di turnamen ini, berhasil melaju ke babak 32 besar meskipun menempati posisi ketiga di Grup L setelah kalah 2-1 dari Kroasia. Queiroz menyoroti bahwa kualifikasi di berbagai benua, termasuk Eropa dan Afrika, mulai kehilangan signifikansi karena hampir semua tim memiliki peluang yang terlalu besar untuk lolos.
Lebih lanjut, pelatih asal Portugal ini menekankan bahwa Piala Dunia seharusnya dirancang dengan struktur yang memastikan proses kualifikasi tetap berjalan serius, sulit, dan sangat kompetitif. Ia juga mengingatkan penyelenggara untuk mempertimbangkan beban kerja pemain yang telah melewati musim liga domestik yang sangat panjang dan melelahkan.
Queiroz, yang kini mencatatkan penampilan kelimanya sebagai pelatih di Piala Dunia, mendesak FIFA untuk mempelajari detail teknis dan dampak jangka panjang dari format ini dengan sangat hati-hati. Baginya, kualitas kompetisi harus tetap menjadi prioritas utama di atas kuantitas jumlah negara peserta yang berpartisipasi.
Terkait performa timnya, Queiroz mengakui bahwa Ghana melakukan kesalahan defensif yang fatal saat menghadapi Kroasia. Namun, ia optimistis bahwa evaluasi mendalam dari pertandingan tersebut akan menjadi pelajaran berharga bagi anak asuhnya saat mereka bersiap menghadapi Kolombia di babak 32 besar yang akan berlangsung di Kansas City pada hari Jumat mendatang.