Pelatih tim nasional Kroasia, Zlatko Dalic, meluapkan kekesalannya terhadap pihak-pihak yang meragukan kualitas skuad asuhannya. Hal ini disampaikan setelah Kroasia berhasil mengamankan tempat di babak 32 besar Piala Dunia usai meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Ghana di Philadelphia, Sabtu lalu. Kemenangan ini sekaligus menandai kebangkitan mentalitas Kroasia yang sempat diragukan pasca kekalahan telak dari Inggris di laga pembuka.
Dalic menegaskan bahwa timnya kini telah kembali ke performa terbaik, menyerupai standar permainan yang mereka tunjukkan dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir. Meskipun perjalanan masih panjang, keberhasilan melaju ke fase gugur dianggap sebagai pencapaian krusial bagi tim yang menyandang status sebagai finalis 2018 dan semifinalis 2022 tersebut. Sang pelatih menekankan bahwa posisi tim saat ini sudah sangat ideal secara taktis.
Dalam konferensi persnya, Dalic secara terbuka mengkritik komentar-komentar negatif yang menurutnya tidak adil bagi para pemain. Ia menyebut narasi skeptis yang berkembang sebagai sesuatu yang menyedihkan. Menurut Dalic, tim nasional Kroasia layak mendapatkan dukungan lebih besar dari para penggemar, terlepas dari hasil akhir pertandingan, mengingat dedikasi luar biasa yang telah diberikan para pemain bagi negara.
Sorotan utama dalam pertandingan ini tertuju pada kapten veteran, Luka Modric. Di usianya yang menginjak 40 tahun, Modric mencatatkan sejarah sebagai pemain tertua yang memberikan assist di Piala Dunia sejak data statistik mulai dikumpulkan pada tahun 1966. Umpan lambungnya dari situasi sepak pojok berhasil dikonversi menjadi gol kemenangan melalui sundulan kepala Nikola Vlasic, sekaligus menunjukkan kualitas kelas dunia yang masih ia miliki.
Selain memberikan kontribusi ofensif, Modric juga tampil disiplin dalam menjaga pertahanan. Dalic memuji karakter dan energi tanpa batas yang ditunjukkan sang kapten di lapangan. Mengingat turnamen ini merupakan Piala Dunia terakhir dalam kariernya, Modric dinilai memberikan segalanya demi membawa Kroasia melangkah lebih jauh. Dalic berharap sang kapten tetap dalam kondisi bugar untuk mengawal tim di babak selanjutnya.
Di sisi lain, Dalic memuji keputusan taktisnya dalam memainkan Nikola Vlasic sejak menit pertama. Setelah tidak bermain di laga melawan Panama, Vlasic membuktikan kepercayaan pelatih dengan penampilan impresif sepanjang malam. Gol kemenangan yang dicetaknya menjadi bukti bahwa keputusan Dalic untuk melakukan rotasi pemain adalah langkah yang tepat dalam menjaga intensitas dan daya serang Kroasia di kompetisi sengit ini.