Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tengah melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan ruang terbuka hijau (RTH) seluas 6,8 hektare. Kawasan yang terletak di depan Stadion Panglima Sentik, Kelurahan Nipah-nipah, tersebut kini disulap menjadi ruang produktif yang dirancang khusus untuk mendukung geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Kepala Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara, Khairil Achmad, menyatakan bahwa pembenahan ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat. RTH tidak lagi hanya berfungsi sebagai paru-paru kota atau area estetika, melainkan bertransformasi menjadi ekosistem ekonomi yang dinamis.
Dalam proses revitalisasinya, pemerintah daerah telah melengkapi kawasan tersebut dengan berbagai infrastruktur penunjang, termasuk gedung pengelola dan area khusus UMKM yang tertata rapi. Tata letak setiap lapak usaha telah disesuaikan sedemikian rupa agar aktivitas perdagangan tetap harmonis dengan fungsi utama RTH sebagai ruang publik yang terbuka, asri, dan nyaman bagi warga.
Selain menjadi pusat ekonomi kreatif, RTH ini tetap mempertahankan fungsinya sebagai destinasi wisata keluarga yang terjangkau. Pihak pengelola memastikan bahwa integrasi antara area komersial dan ruang publik dilakukan tanpa mengesampingkan kenyamanan pengunjung yang ingin berinteraksi sosial atau sekadar menikmati suasana santai di tengah kota.
Untuk mendukung gaya hidup sehat, kawasan ini juga dilengkapi dengan fasilitas olahraga ringan, termasuk lintasan khusus untuk jalan santai. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat menarik lebih banyak kunjungan masyarakat, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan omzet para pelaku UMKM yang beroperasi di lokasi tersebut.
Secara keseluruhan, inisiatif ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan ruang publik multifungsi yang mampu menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Dengan memadukan fungsi sosial, kesehatan, dan ekonomi, RTH ini diharapkan mampu menjadi ikon baru bagi masyarakat Penajam Paser Utara serta mempererat silaturahim antarwarga melalui ruang tumbuh ekonomi yang inklusif.