Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Pulang Pisau. Dukungan ini diwujudkan melalui serangkaian program strategis yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara komprehensif, mencakup aspek ekonomi hingga infrastruktur pendidikan.
Salah satu pilar utama dari dukungan tersebut adalah peluncuran Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengungkapkan bahwa program ini telah berhasil menjangkau 7.864 keluarga penerima manfaat di wilayah Pulang Pisau. Inisiatif ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
KHBS dirancang sebagai program terintegrasi yang memanfaatkan sistem digitalisasi untuk menjamin transparansi dan ketepatan sasaran. Bantuan yang disalurkan melalui sistem ini meliputi paket pangan pokok berupa beras premium, minyak goreng, dan gula, serta bantuan tunai yang didistribusikan melalui kerja sama dengan Bulog dan Bank Kalteng.
Di sektor pendidikan, Pemprov Kalteng juga melakukan investasi signifikan pada sarana dan prasarana penunjang bagi SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) di Pulang Pisau. Peningkatan fasilitas ini mencakup penyediaan akses internet yang memadai serta perangkat TV interaktif, yang diharapkan mampu mendorong kualitas pembelajaran di era digital.
Gubernur Agustiar Sabran menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan berbagai program strategis, termasuk implementasi Program Makan Bergizi Gratis serta pengembangan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang tengah digalakkan.
Memasuki usia ke-24 tahun, Kabupaten Pulang Pisau dinilai memiliki potensi strategis yang besar, terutama sebagai lumbung pangan nasional. Dengan kekayaan sumber daya alam di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan, daerah ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan melalui penguatan UMKM dan pelestarian budaya lokal.