Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah mengambil langkah strategis dengan mengirimkan 11 koli logistik kesehatan ke Kabupaten Intan Jaya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat, terutama di tengah situasi wilayah yang sedang berkembang.
Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, dr. Agus, menyampaikan di Nabire pada Selasa bahwa pengiriman logistik ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Gubernur Papua Tengah. Fokus utama dari pengiriman ini adalah memastikan bahwa seluruh fasilitas kesehatan, khususnya yang berada di Distrik Sugapa, tetap memiliki stok obat-obatan dan bahan medis habis pakai (BMHP) yang memadai bagi warga yang membutuhkan.
Proses pemberangkatan logistik telah dilaksanakan pada Senin (6/7) pagi dari Nabire menuju Sugapa. Menurut pihak Dinkes, 11 koli yang dikirimkan mencakup berbagai kebutuhan medis esensial yang diprediksi mampu memenuhi operasional puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya di wilayah tersebut untuk jangka waktu tertentu.
Pengiriman ini merupakan kelanjutan dari intervensi kesehatan tahap pertama yang sebelumnya telah dilakukan oleh Instalasi Farmasi Provinsi Papua Tengah. Pada tahap awal, fokus bantuan lebih diarahkan pada pemenuhan cairan infus serta obat-obatan dasar yang sangat krusial dalam memberikan pertolongan pertama bagi pasien di daerah terpencil.
Selain memastikan ketersediaan logistik, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga telah menyiapkan tim medis profesional untuk ditugaskan langsung ke Intan Jaya. Namun, pengerahan tenaga medis tersebut saat ini masih menunggu rekomendasi keamanan dari otoritas terkait agar keselamatan para petugas di lapangan tetap terjamin selama menjalankan tugas kemanusiaan.
Dr. Agus menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak guna memantau situasi di lapangan. Harapannya, bantuan logistik ini dapat segera disalurkan dan dimanfaatkan secara optimal oleh fasilitas pelayanan kesehatan sehingga masyarakat di Intan Jaya tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkesinambungan dan berkualitas.