Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi membuka kembali Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang yang berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Langkah ini menandai babak baru bagi fasilitas literasi tersebut setelah sempat tidak beroperasi selama lima tahun sejak 2020 akibat kendala operasional serta dampak pandemi Covid-19. Peresmian ini disambut antusias oleh warga sekitar yang telah lama menantikan akses kembali ke fasilitas publik tersebut.
Perpustakaan yang berdiri di atas lahan seluas 4.000 meter persegi ini kini hadir dengan wajah yang lebih segar dan fungsional. Dengan total koleksi mencapai 55 ribu judul buku, perpustakaan ini diharapkan mampu menjadi pusat edukasi dan ruang kolaborasi bagi generasi muda di ibu kota. Pramono menekankan bahwa kehadiran perpustakaan ini bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan ruang interaksi sosial untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Pramono Anung menyatakan keyakinannya bahwa Perpustakaan Nyi Ageng Serang akan menjadi referensi utama bagi pelajar dan mahasiswa di Jakarta. Ia berkomitmen untuk terus menambah koleksi buku secara berkala agar relevansi ilmu pengetahuan yang disajikan tetap terjaga. Pengembangan koleksi ini menjadi prioritas agar perpustakaan dapat memenuhi kebutuhan informasi yang terus berkembang di era digital saat ini.
Fasilitas yang ditawarkan pun kini telah dimodernisasi untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat urban. Selain ruang baca konvensional, pengunjung dapat memanfaatkan area belajar dan kerja, ruang lokakarya, bilik privat, hingga bilik multimedia yang mendukung kegiatan riset. Tersedianya kios katalog dan layanan bimbingan perpustakaan menjadi bukti nyata upaya Pemprov DKI dalam meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses bagi para penggunanya.
Kepala Perpustakaan Nasional, Endang Aminudin Aziz, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menilai bahwa revitalisasi ini merupakan investasi penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Endang optimistis bahwa fasilitas yang telah disediakan ini akan dimanfaatkan dengan optimal oleh warga Jakarta sebagai pusat pengembangan diri dan literasi masyarakat.
Untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat, Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang kini beroperasi setiap hari, mulai dari Senin hingga Minggu, pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Akses ke seluruh fasilitas ini dapat dinikmati oleh masyarakat luas dengan melakukan pendaftaran sebagai anggota. Kebijakan jam operasional yang panjang ini diharapkan dapat mengakomodasi pelajar dan pekerja yang membutuhkan ruang produktif di luar jam sekolah atau jam kantor.