Bisnis & Startup

Pertamina Patra Niaga dan KKP Sinergi Perkuat Pasokan BBM untuk Nelayan

Ringkasan

  • PT Pertamina Patra Niaga memperkuat sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memastikan penyediaan dan penyaluran BBM di sentra nelayan, mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, serta mendorong ekonomi pesisir.
  • Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan melalui layanan energi yang andal.

Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga, sebagai salah satu subholding Pertamina, menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor perikanan nasional melalui penguatan sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kolaborasi strategis ini berfokus pada penyediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di sentra-sentra nelayan, kampung nelayan, serta pelabuhan perikanan, khususnya dalam mendukung pengembangan program Kampung Nelayan Merah Putih. Sinergi ini diharapkan menjadi pilar penting dalam memastikan ketersediaan energi yang andal bagi aktivitas ekonomi masyarakat pesisir di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis, menekankan bahwa penyediaan energi merupakan faktor krusial dalam membangun ekosistem ekonomi pesisir yang tangguh. "Bagi Pertamina Patra Niaga, energi adalah fondasi yang menggerakkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Kami mendukung penuh pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi pesisir," ujar Mars Ega. Pernyataan ini menggarisbawahi peran vital energi dalam mendukung mata pencarian nelayan dan keberlanjutan sektor perikanan.

Komitmen bersama ini diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama yang dilakukan oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian KKP, Lotharia Latif, dengan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, di Jakarta pada hari yang sama. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan kedua belah pihak dalam mewujudkan visi pengembangan masyarakat pesisir dan perikanan yang lebih maju dan sejahtera.

Sebagai Subholding Downstream Pertamina, Pertamina Patra Niaga memikul tanggung jawab besar untuk memastikan layanan energi dapat menjangkau hingga ke pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk di wilayah pesisir dan pulau-pulau terpencil. Hingga saat ini, Pertamina Patra Niaga telah mengoperasikan 416 SPBU nelayan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Infrastruktur energi ini dirancang khusus untuk mendukung aktivitas melaut dan memperluas akses BBM bagi para pelaku di sektor perikanan, memastikan operasional kapal nelayan dapat berjalan lancar tanpa hambatan pasokan energi.

Melalui kolaborasi yang erat dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan ini, Pertamina Patra Niaga siap untuk terus memastikan layanan energi yang andal dan berkelanjutan. Tujuan utamanya adalah untuk mendukung operasional Kampung Nelayan Merah Putih, sehingga mampu berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang mandiri dan berdaya saing. Inisiatif ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan secara signifikan.

Kerja sama ini tidak hanya melibatkan KKP, tetapi juga diharapkan dapat bersinergi dengan Kementerian Koperasi. Bersama-sama, mereka bertekad untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan, sekaligus mendukung implementasi Astacita melalui penguatan ekonomi biru dan ketahanan pangan nasional. Penandatanganan kerja sama ini sendiri merupakan bagian dari agenda penting Rapat Koordinasi Nasional Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, serta perwakilan dari kementerian/lembaga terkait lainnya, pemerintah daerah, BUMN, dan mitra pembangunan. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan skala dan pentingnya program ini bagi pembangunan nasional.

Mengapa Ini Penting

Berita ini penting karena menunjukkan komitmen BUMN dan pemerintah dalam mendukung sektor perikanan, yang merupakan tulang punggung ekonomi bagi banyak masyarakat pesisir di Indonesia. Ketersediaan energi yang stabil dan terjangkau bagi nelayan akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, kesejahteraan, serta ketahanan pangan nasional. Ini juga menyoroti peran strategis infrastruktur energi dalam pembangunan daerah.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
2 Juli 2026
Waktu Baca
4 menit