Ousmane Dembele tampil memukau dengan mencetak salah satu hat-trick tercepat dalam sejarah Piala Dunia saat Prancis mengalahkan Norwegia 4-1 di Boston Stadium, Jumat. Penyerang Paris Saint-Germain ini mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-7, ke-20, dan ke-32. Performa impresif Dembele ini sekaligus menempatkannya dalam buku sejarah sebagai pemain yang mencetak tiga gol dalam waktu singkat, menyamai rekor legendaris Erich Probst dari Austria pada tahun 1954.
Kemenangan ini memastikan Prancis melaju ke babak 32 besar sebagai juara Grup I dengan catatan sempurna, yakni sembilan poin dari tiga pertandingan. Sepanjang fase grup, tim asuhan Didier Deschamps tampil sangat produktif dengan membukukan total 10 gol. Meski tanpa kehadiran Deschamps di pinggir lapangan karena harus menghadiri pemakaman ibunya, skuad Les Bleus tetap menunjukkan dominasi luar biasa di atas lapangan.
Di sisi lain, Norwegia yang sudah memastikan diri lolos ke babak berikutnya memilih untuk merotasi besar-besaran skuad mereka. Pelatih Stale Solbakken melakukan 10 perubahan pada susunan pemain utama, termasuk mengistirahatkan bintang Erling Haaland, kapten Martin Odegaard, dan striker Alexander Sorloth. Keputusan ini diambil karena Norwegia telah mengantongi tiket babak gugur berkat kemenangan atas Irak dan Senegal di laga sebelumnya.
Pertandingan ini juga menjadi momen penting bagi kapten Prancis, Kylian Mbappe, yang mencatatkan penampilan ke-101 bersama tim nasional. Meski Dembele menjadi bintang utama melalui hat-trick-nya, kehadiran Mbappe tetap menjadi ancaman konstan bagi lini pertahanan lawan. Gol penutup Prancis dicetak oleh Desire Doue menjelang akhir pertandingan, menyempurnakan kemenangan telak tim Ayam Jantan tersebut.
Prancis dijadwalkan akan tetap berada di Amerika Serikat bagian timur laut untuk menghadapi tim peringkat ketiga di babak 32 besar yang akan berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Selasa mendatang. Sementara itu, Norwegia akan menghadapi tantangan berat lainnya dengan melawan Pantai Gading di Dallas pada hari yang sama, di mana para pemain bintang mereka diprediksi akan kembali tampil sejak awal.
Bagi Prancis, kemenangan ini memberikan suntikan moral yang besar sekaligus mengurangi beban ekspektasi yang selama ini tertumpu sepenuhnya pada pundak Kylian Mbappe. Dengan performa tajam yang ditunjukkan oleh lini serang mereka, Prancis kini menjadi salah satu kandidat kuat yang patut diwaspadai oleh tim-tim lain dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026 yang berlangsung sengit ini.