Seorang pilot berkebangsaan Amerika Serikat bernama Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tragis pembakaran pesawat perintis milik PT AMA di Bandara Ipdeheik, Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7).
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, mengonfirmasi kabar duka tersebut berdasarkan laporan awal dari Kepala UPBU Kelas I Wamena. Pihak otoritas penerbangan saat ini masih melakukan koordinasi intensif dengan aparat keamanan setempat untuk mendalami kronologi serta penyebab pasti kematian pilot tersebut.
Berdasarkan data manifest, Nicholas F. Goselin lahir di Connecticut, Amerika Serikat, pada 16 November 1996. Ia merupakan pilot profesional yang bekerja untuk PT AMA dan selama ini berdomisili di Sentani, Papua, untuk mendukung operasional penerbangan perintis di wilayah tersebut.
Pesawat dengan nomor registrasi PK-RCY tersebut diketahui bertolak dari Bandara Wamena pada Kamis pagi dengan membawa tujuh orang penumpang. Menurut keterangan resmi, penerbangan tersebut berlangsung dalam kondisi cuaca yang terpantau baik, sehingga tidak ada kendala teknis atau alam yang dilaporkan sebelum keberangkatan.
Namun, situasi berubah mencekam sesaat setelah pesawat mendarat di Lapangan Terbang Balinggama pada pukul 06.46 WIT. Pilot sempat memberikan laporan pendaratan yang sukses, namun tak lama kemudian komunikasi antara pesawat dengan pos area lapangan terbang dilaporkan terputus total.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo, membenarkan adanya peristiwa pembakaran pesawat yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di lokasi tersebut. Saat ini, aparat gabungan tengah melakukan investigasi mendalam di tempat kejadian perkara untuk memastikan kondisi para penumpang lainnya serta mengejar pelaku di balik aksi kekerasan tersebut.