Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, kini tengah memprioritaskan upaya pengaktifan kembali pasar rakyat di Distrik Bolakme. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat di tingkat distrik dan kampung yang selama ini dinilai kurang optimal.
Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, dr. Idawati Waromi Murib, dalam keterangan resminya di Wamena, menyatakan bahwa kondisi pasar rakyat di Bolakme yang sudah lama tidak beroperasi menjadi perhatian khusus lembaganya. Ia menekankan bahwa keberadaan pasar sangat krusial bagi keberlangsungan hidup ekonomi masyarakat lokal di wilayah tersebut.
Dalam upaya merealisasikan rencana ini, TP PKK Kabupaten Jayawijaya telah menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya serta berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat revitalisasi sarana perdagangan agar dapat segera berfungsi kembali melayani kebutuhan warga.
Selama ini, para petani dan pedagang di Distrik Bolakme terpaksa menempuh perjalanan jauh menuju Kota Wamena untuk menjual hasil bumi mereka. Ketergantungan terhadap pasar di perkotaan ini dinilai membebani masyarakat karena tingginya biaya transportasi yang harus dikeluarkan, sehingga margin keuntungan yang didapatkan menjadi sangat minim.
Idawati menambahkan bahwa dengan beroperasinya pasar di Bolakme, masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk angkutan umum ke kota. Hal ini diharapkan mampu menjaga perputaran uang agar tetap berada di lingkungan distrik dan kampung, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat secara merata.
Lebih lanjut, program ini merupakan bagian dari visi pemerintah daerah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang seimbang dan inklusif. Dengan menguatkan ekonomi di tingkat bawah, diharapkan kemandirian masyarakat di wilayah pegunungan dapat terus tumbuh, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memeratakan akses ekonomi di seluruh pelosok Kabupaten Jayawijaya.