Berita

Polres Metro Jakarta Timur Selidiki Dugaan Intimidasi Oknum Perwira Polisi terhadap Pedagang Pasar

Polres Metro Jakarta Timur Selidiki Dugaan Intimidasi Oknum Perwira Polisi terhadap Pedagang Pasar

Ringkasan

  • Polres Metro Jakarta Timur menyelidiki dugaan intimidasi oleh oknum perwira polisi terhadap seorang pedagang buah di Pasar Induk Kramat Jati.

Polres Metro Jakarta Timur kini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan tindakan intimidasi yang menimpa seorang pedagang buah di Pasar Induk Kramat Jati. Peristiwa ini mencuat setelah informasi mengenai perlakuan tidak menyenangkan oleh seorang oknum perwira polisi beredar luas di berbagai platform media sosial, yang kemudian memicu perhatian publik.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan berkomitmen untuk menelusuri kebenaran informasi yang beredar. Pihak kepolisian menegaskan tidak akan menutup mata terhadap insiden ini dan akan melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan fakta di lapangan sesuai dengan keterangan yang disampaikan oleh masyarakat.

Dalam proses pendalaman kasus ini, penyidik berencana memanggil seluruh pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan. Langkah ini mencakup pemeriksaan terhadap pedagang yang merasa diintimidasi serta anggota kepolisian yang bertugas di lokasi kejadian. Hal ini dilakukan agar proses klarifikasi berjalan secara objektif dan transparan bagi kedua belah pihak.

AKP Made Budi mengonfirmasi bahwa oknum yang diduga melakukan intimidasi memang benar merupakan seorang perwira yang bertugas di kawasan Pasar Induk Kramat Jati. Pihak Polres Metro Jakarta Timur memastikan bahwa apabila ditemukan adanya pelanggaran disiplin atau prosedur operasional standar oleh anggota tersebut, maka tindakan tegas akan diambil sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku di internal Polri.

Di sisi lain, pedagang bernama Sutrisno menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya. Menurut pengakuannya, intimidasi bermula saat ia sedang melakukan bongkar muat barang dagangan. Sutrisno mengaku telah mencoba berkomunikasi dengan oknum polisi tersebut untuk meminta waktu memindahkan barangnya yang sedikit menjorok ke depan, namun ia justru mendapatkan perlakuan kasar dan makian dari oknum tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut perilaku aparat di ruang publik. Polres Metro Jakarta Timur berjanji akan terus memberikan perkembangan informasi kepada masyarakat mengenai hasil pemeriksaan ini. Kejelasan dari penyelidikan diharapkan dapat memberikan rasa keadilan bagi pedagang sekaligus menjaga integritas kepolisian di mata masyarakat luas.

Mengapa Ini Penting

Kasus ini menyoroti pentingnya profesionalisme aparat penegak hukum saat berinteraksi dengan masyarakat di ruang publik. Transparansi dalam penanganan dugaan penyalahgunaan wewenang sangat krusial untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di Indonesia.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
3 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit