Polres Metro Jakarta Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui serangkaian razia stasioner. Dalam operasi yang digelar pada Selasa dini hari di kawasan Kapuk, Cengkareng, pihak kepolisian berhasil meringkus dua orang pria yang kedapatan membawa barang terlarang.
Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Dr. Eko Adi Setiawan, mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut terjadi saat petugas tengah melakukan pemeriksaan rutin terhadap pengendara yang melintas. Razia ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menekan angka kejahatan jalanan di wilayah hukum Jakarta Barat.
Berdasarkan keterangan resmi, terduga pertama berinisial S (46) diamankan setelah petugas menemukan dua paket kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Selain barang bukti narkoba, S juga kedapatan mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna biru yang kini turut disita oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti tambahan.
Sementara itu, terduga kedua berinisial HP (26) ditangkap di lokasi yang sama. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tiga butir obat keras jenis Eximer. HP juga diamankan bersama dengan satu unit sepeda motor Honda Beat. Saat ini, kedua terduga telah diserahkan ke Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat untuk menjalani proses pemeriksaan hukum lebih lanjut guna mendalami asal-usul barang haram tersebut.
Kegiatan razia stasioner ini rutin dilaksanakan oleh Polres Metro Jakarta Barat pada jam-jam rawan, yakni antara pukul 00.30 hingga 03.00 WIB. Fokus utama operasi ini adalah menyisir ruas-ruas jalan utama yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap aksi kriminalitas, sekaligus memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para pengguna jalan.
Langkah tegas kepolisian ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku peredaran narkoba sekaligus menciptakan rasa aman bagi warga Jakarta Barat. Pihak kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli dan pemeriksaan di titik-titik rawan guna meminimalisir peredaran narkotika serta tindak kejahatan jalanan di ibu kota.