Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mengintensifkan perannya dalam mendukung program strategis nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dalam rangkaian upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen institusinya untuk merampungkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada tahun 2026.
Hingga Juni 2026, progres pembangunan infrastruktur gizi ini telah mencapai angka signifikan dengan 1.415 unit SPPG yang telah terbangun. Kapolri merinci bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 828 unit telah beroperasi penuh, 227 unit dalam tahap operasional awal, dan 360 unit lainnya masih dalam proses konstruksi. Menariknya, 33 unit di antaranya difokuskan untuk menjangkau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia.
Inisiatif ini diproyeksikan memberikan dampak sosial yang luas dengan menyasar 3,5 juta penerima manfaat. Selain aspek distribusi pangan, proyek ini juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 70,7 ribu orang. Keberadaan SPPG bukan sekadar membangun dapur umum, melainkan ekosistem penyediaan gizi yang terstandarisasi secara nasional.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan konsumsi, Polri telah melengkapi SPPG dengan berbagai sertifikasi resmi, termasuk sertifikat laik higiene sanitasi, jaminan produk halal, serta uji laboratorium air. Sebanyak 305 koki terlatih telah disiapkan untuk mengelola operasional harian. Polri juga merilis buku panduan 'Rasa Bhayangkara Nusantara' yang memuat 80 variasi menu guna memastikan standar nutrisi yang diberikan kepada masyarakat tetap terjaga dan beragam.
Aspek keamanan pangan atau food safety menjadi prioritas utama dalam operasional SPPG. Kapolri menjelaskan bahwa setiap fasilitas telah dilengkapi dengan teknologi pendukung seperti sistem filter air reverse osmosis (RO), biotank IPAL, hingga alat sterilisasi ultraviolet (UV). Investasi pada teknologi pengolahan makanan ini terbukti efektif, di mana hingga saat ini, seluruh SPPG Polri berhasil mempertahankan rekor zero accident atau nol insiden keracunan makanan.
Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema '80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat' ini menjadi momentum refleksi atas kontribusi nyata Polri di luar tugas penegakan hukum. Dukungan terhadap ketahanan pangan nasional melalui SPPG ini membuktikan bahwa Polri mampu beradaptasi dan berperan aktif dalam mengatasi persoalan stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.