Berita

PPIH Debarkasi Makassar Resmi Tutup Operasional Haji 1447 H Usai Sambut Kloter Terakhir

PPIH Debarkasi Makassar Resmi Tutup Operasional Haji 1447 H Usai Sambut Kloter Terakhir

Ringkasan

  • PPIH Debarkasi Makassar resmi menutup operasional haji 1447 H setelah menyambut kepulangan Kloter 43.
  • Evaluasi layanan menjadi fokus utama ke depan.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar secara resmi mengakhiri rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penutupan ini dilakukan tepat setelah proses penyambutan jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 43 yang mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Kamis sore.

Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar, H. Ikbal Ismail, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh petugas yang telah bekerja keras mengawal jamaah sejak keberangkatan hingga kepulangan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pemulangan jamaah merupakan buah dari koordinasi dan dedikasi kolektif lintas instansi yang terlibat dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

Kloter 43 yang membawa 244 orang, terdiri dari 242 jamaah dan dua petugas, tiba menggunakan pesawat Garuda Indonesia GIA 1443 pada pukul 16.52 WITA. Jamaah yang tergabung dalam kloter ini berasal dari berbagai daerah, meliputi Kabupaten Wajo, Gowa, Bulukumba, Sulawesi Tenggara, Maros, Pangkep, Soppeng, Tana Toraja, Pinrang, Takalar, serta perwakilan dari Sulawesi Barat dan Kota Makassar.

Terdapat catatan khusus mengenai dua kursi kosong dalam kloter terakhir ini. Satu jamaah asal Kabupaten Soppeng melakukan mutasi tanazul ke Kloter 41, sementara satu jamaah lainnya asal Kabupaten Wajo masih menjalani perawatan medis intensif di King Abdullah Medical City, Makkah, sehingga belum dapat dipulangkan bersama rombongan.

Dalam sambutannya, H. Ikbal Ismail juga memohon maaf kepada seluruh jamaah dan keluarga apabila terdapat kekurangan dalam pelayanan selama masa operasional berlangsung. Ia menegaskan bahwa setiap masukan dari jamaah akan menjadi bahan evaluasi krusial bagi kementerian terkait untuk meningkatkan kualitas layanan haji pada musim-musim mendatang agar menjadi lebih baik dan responsif.

Secara statistik, Debarkasi Makassar mencatat telah memberangkatkan total 16.728 jamaah dan petugas selama musim haji 1447 H. Hingga penutupan, sebanyak 16.685 orang telah berhasil kembali ke tanah air. Adapun selisih jumlah tersebut mencakup 37 jamaah yang wafat di Arab Saudi dan enam orang lainnya yang masih dalam proses pemulihan kesehatan di rumah sakit setempat.

Mengapa Ini Penting

Penutupan operasional haji menandai selesainya siklus logistik dan pelayanan publik berskala besar yang krusial bagi masyarakat Indonesia. Evaluasi yang dilakukan oleh PPIH menjadi indikator penting bagi perbaikan sistem manajemen haji di masa depan, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk pemantauan kesehatan dan administrasi jamaah di luar negeri.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
2 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit