Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pendirian kampus Indian Institute of Management (IIM) dan Indian Institute of Technology (IIT) di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa.
Kerja sama strategis di sektor pendidikan ini dipandang sebagai langkah krusial untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui transfer pengetahuan dari institusi pendidikan tinggi kelas dunia. Baik Presiden Prabowo maupun PM Modi sepakat bahwa kehadiran lembaga pendidikan bergengsi asal India ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat ekosistem riset, manajemen, dan teknologi di tanah air.
Selain mendatangkan institusi ke Indonesia, pemerintah juga berkomitmen untuk mendorong peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di India. Langkah ini diharapkan mampu memperkaya perspektif akademis generasi muda Indonesia serta memperkuat ikatan intelektual antara kedua negara yang memiliki akar peradaban yang sama.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara juga menyepakati penetapan periode tahun 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara. Inisiatif ini merupakan bentuk penghormatan atas sejarah pertemuan antara tokoh pendidikan India, Rabindranath Tagore, dengan pelopor pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara, pada tahun 1927, yang menjadi simbol pertukaran gagasan pendidikan antarnegara.
Presiden Prabowo menyatakan optimisme tinggi bahwa berbagai kesepakatan yang telah dicapai dalam kunjungan kenegaraan ini akan segera diimplementasikan secara konkret. Fokus utama dari kerja sama ini mencakup bidang riset, kebudayaan, dan penguatan hubungan antarmasyarakat atau people-to-people contacts yang telah terjalin erat selama beberapa dekade.
Kunjungan PM Modi ke Indonesia mencakup serangkaian agenda penting, mulai dari pertemuan empat mata, jamuan kenegaraan, hingga kunjungan ke Candi Prambanan. Pemerintah Indonesia meyakini bahwa penguatan pilar kerja sama strategis ini akan memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan pendidikan nasional serta memperdalam hubungan diplomatik bilateral antara Indonesia dan India di masa depan.