Berita

Pramono Anung Instruksikan Percepatan Pembangunan Turap Kali Grogol

Pramono Anung Instruksikan Percepatan Pembangunan Turap Kali Grogol

Ringkasan

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan Dinas SDA menyelesaikan pembangunan turap Kali Grogol sepanjang 600 meter guna meminimalisir risiko banjir di kawasan Kemanggisan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan instruksi tegas kepada Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk segera menuntaskan proyek pembangunan turap tanggul di Segmen Kemanggisan, Kali Grogol, Jakarta Barat. Proyek ini dipandang krusial sebagai upaya preventif pemerintah provinsi dalam menghadapi ancaman banjir yang kerap melanda kawasan tersebut, sekaligus melakukan penataan kawasan sungai yang lebih representatif.

Dalam kunjungannya ke lokasi pembangunan pada Kamis, 2 Juli 2026, Pramono menekankan perlunya percepatan pengerjaan pada sisa area sepanjang kurang lebih 600 meter. Ia menegaskan bahwa seluruh kebutuhan anggaran telah dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2026, sehingga tidak ada alasan bagi proyek ini untuk tertunda atau tidak terselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menjelaskan bahwa proyek ini dijalankan dengan skema multi-years yang mencakup rentang waktu dari 2025 hingga Desember 2026. Total investasi yang digelontorkan mencapai Rp62 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang komprehensif, mulai dari pemasangan sheet pile, pembuatan parapet, pemasangan saluran u-ditch, hingga penyediaan jalan inspeksi sepanjang 1.072 meter hingga segmen tol.

Lebih lanjut, Ika memaparkan bahwa pembangunan ini dirancang untuk memperkuat struktur tebing sungai guna mencegah longsor serta mengoptimalkan kapasitas aliran air. Mengingat Kali Grogol memiliki riwayat luapan air yang tinggi saat musim hujan, infrastruktur ini diharapkan mampu menekan risiko banjir yang selama ini meresahkan masyarakat di Kelurahan Kemanggisan dan sekitarnya.

Selain aspek teknis, Pramono Anung juga menyoroti pentingnya keterlibatan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat. Ia menginstruksikan jajaran Wali Kota, Sekretaris Kota Jakarta Barat, hingga tingkat camat untuk terus melakukan koordinasi dalam pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun. Gubernur menegaskan bahwa pembangunan fisik yang megah tidak akan memberikan manfaat jangka panjang tanpa manajemen pemeliharaan yang konsisten dan berkelanjutan dari berbagai pihak.

Pada akhir kunjungan, Pramono mengajak warga sekitar untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke aliran Kali Grogol. Kesadaran masyarakat dinilai sebagai kunci keberhasilan fungsi turap tanggul sebagai catchment area yang efektif. Dengan sinergi antara infrastruktur yang memadai dan kedisiplinan warga, diharapkan kawasan Kemanggisan dapat terbebas dari ancaman banjir yang berulang setiap tahunnya.

Mengapa Ini Penting

Proyek ini merepresentasikan upaya mitigasi bencana berbasis infrastruktur skala besar yang sangat krusial bagi ketahanan kota Jakarta. Efektivitas penanganan banjir di ibu kota tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada eksekusi proyek tepat waktu dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga sanitasi lingkungan.

Sumber Asli
Nasional
Tanggal
2 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit