Berita

Pramono Anung Prioritaskan Penyelesaian Jalan Sejajar Rel di Pasar Minggu

Pramono Anung Prioritaskan Penyelesaian Jalan Sejajar Rel di Pasar Minggu

Ringkasan

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan penyelesaian proyek jalan sejajar rel Pasar Minggu yang tertunda selama tujuh periode kepemimpinan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan komitmennya untuk segera merampungkan proyek pembangunan jalan sejajar rel kereta api di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Proyek infrastruktur krusial ini diketahui telah mengalami stagnasi selama tujuh periode kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, yang memicu keluhan berkelanjutan dari masyarakat setempat.

Dalam keterangannya di Jakarta Barat pada Kamis, Pramono menyatakan bahwa ia telah menetapkan proyek ini sebagai salah satu agenda prioritas dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan beberapa bulan lalu. Ia mengakui bahwa aspirasi warga mengenai penyelesaian jalan tersebut sering disampaikan kepadanya, mengingat pentingnya akses tersebut bagi mobilitas harian penduduk di kawasan tersebut.

Proyek jalan yang melintasi area sekitar Badan Intelijen Negara (BIN) ini sempat tertunda cukup lama karena berbagai kendala teknis dan birokrasi. Pramono menekankan bahwa setelah menyelesaikan beberapa proyek strategis lainnya, seperti revitalisasi Jalan Rasuna Said dan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras, fokus pemerintah kini beralih sepenuhnya untuk menuntaskan hambatan di Pasar Minggu.

Kehadiran jalan sejajar rel ini diharapkan mampu menjadi solusi efektif dalam mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Pasar Minggu. Selama ini, kemacetan di kawasan tersebut menjadi salah satu titik permasalahan transportasi yang berdampak pada produktivitas warga Jakarta Selatan dan sekitarnya.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, memaparkan langkah teknis yang akan diambil oleh pemerintah provinsi. Menurutnya, proses pembebasan lahan yang menjadi kendala utama selama ini ditargetkan untuk diselesaikan pada tahun berjalan, sehingga proses konstruksi fisik dapat segera menyusul.

Lebih lanjut, Heru memastikan bahwa tahap pembangunan fisik jalan tersebut direncanakan akan dimulai pada tahun 2027 mendatang. Dengan adanya jadwal yang lebih terukur ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya memberikan kepastian kepada publik bahwa proyek yang tertunda selama bertahun-tahun ini akhirnya akan segera terealisasi demi kepentingan mobilitas warga ibu kota.

Mengapa Ini Penting

Penyelesaian proyek infrastruktur yang terbengkalai selama tujuh periode pemerintahan menunjukkan pentingnya kontinuitas kebijakan dalam pembangunan kota. Keberhasilan proyek ini tidak hanya akan mengurangi beban kemacetan secara signifikan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap efektivitas tata kelola pemerintahan daerah dalam menyelesaikan masalah jangka panjang.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
2 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit