Berita

Presiden Prabowo Saksikan Demonstrasi Ketangkasan dan Defile HUT ke-80 Bhayangkara

Presiden Prabowo Saksikan Demonstrasi Ketangkasan dan Defile HUT ke-80 Bhayangkara

Ringkasan

  • Presiden Prabowo Subianto menyaksikan peragaan ketangkasan dan defile ribuan personel dalam peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas, Bogor.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara yang diselenggarakan di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyaksikan langsung demonstrasi ketangkasan personel serta defile pasukan yang menunjukkan kesiapan Polri dalam menjaga keamanan nasional.

Dari mimbar kehormatan, Presiden Prabowo menyimak rangkaian peragaan yang dibuka dengan penampilan korps drum yang megah. Acara berlanjut dengan atraksi Kolone Senapan Polri yang menampilkan gerakan serempak, membentuk formasi "80th Polri" sebagai simbol perayaan delapan dekade pengabdian Korps Bhayangkara kepada bangsa dan negara.

Ketegangan suasana meningkat saat simulasi penyelamatan sandera diperagakan oleh personel Polri. Aksi taktis yang diiringi dengan dentuman senjata tersebut menggambarkan respons cepat dan profesionalisme aparat dalam menghadapi situasi darurat. Presiden tampak memberikan penghormatan sebagai bentuk apresiasi atas presisi gerakan yang ditampilkan para personel di lapangan.

Tidak hanya aksi taktis, puncak acara juga dimeriahkan dengan atraksi terjun payung, aksi trail cross jumping, hingga demonstrasi bom asap. Seluruh rangkaian atraksi ini dirancang untuk menunjukkan kemampuan teknis, keberanian, serta kesiapan operasional Polri dalam melindungi masyarakat dan menegakkan hukum di seluruh wilayah Indonesia.

Sesi defile menjadi puncak parade yang melibatkan lebih dari 6.000 peserta dari 22 resimen. Barisan defile ini tidak hanya terdiri dari personel Polri, tetapi juga melibatkan partisipasi elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, pelajar, mahasiswa, kelompok buruh, komunitas keagamaan, hingga pengemudi ojek daring, yang mencerminkan kemanunggalan Polri dengan rakyat.

Sebagai penutup rangkaian upacara, barisan polisi cilik memasuki lapangan dengan langkah tegap dan formasi yang rapi. Penampilan mereka mencuri perhatian Presiden dan para tamu undangan, sekaligus menjadi simbol regenerasi serta harapan bagi masa depan institusi kepolisian yang dicintai masyarakat dalam menjaga ketertiban umum.

Mengapa Ini Penting

Perayaan HUT Bhayangkara ke-80 menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran Polri sebagai pilar utama stabilitas keamanan nasional. Bagi masyarakat dan industri, stabilitas keamanan yang terjaga merupakan prasyarat krusial untuk menciptakan iklim investasi dan operasional bisnis yang kondusif di Indonesia.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
1 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit