Workers' Party (WP) Singapura secara resmi menegaskan bahwa Pritam Singh akan tetap menjabat sebagai sekretaris jenderal partai setelah berhasil memenangkan pemungutan suara rahasia dalam konferensi kader khusus yang digelar pada Minggu (28/6). Keputusan ini diambil menyusul adanya petisi dari 25 anggota kader yang sebelumnya menuntut pertanggungjawaban Singh terkait vonis hukum karena terbukti berbohong kepada Komite Hak Istimewa parlemen.
Dalam konferensi tersebut, Pritam Singh memberikan penjelasan mendalam kepada para kader mengenai putusan pengadilan yang dijatuhkan pada Desember 2025 lalu. Para pemohon petisi menuntut agar Singh mundur dari jabatannya atau menghadapi mekanisme pemungutan suara internal. Singh menegaskan bahwa ia menghormati proses konstitusional partai yang memungkinkan anggota untuk menyuarakan aspirasi mereka melalui mekanisme resmi.
Gerald Giam, anggota parlemen dari Aljunied yang memimpin jalannya pertemuan, mengungkapkan bahwa diskusi yang berlangsung selama konferensi berjalan dengan sangat dinamis namun tetap beradab. Setelah sesi tanya jawab yang intens, para kader melakukan pemungutan suara rahasia. Hasil akhir menunjukkan dukungan yang melampaui ambang batas supermayoritas bagi Singh untuk tetap memimpin partai oposisi utama di Singapura tersebut.
Menanggapi hasil tersebut, Singh menyatakan bahwa partai akan tetap bersatu dan fokus pada tanggung jawabnya kepada publik. Ia menekankan bahwa proses yang terjadi mencerminkan budaya internal partai yang demokratis, di mana setiap kader diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat dan kritik secara terbuka. Baginya, penutupan rapat ini menjadi momentum bagi WP untuk kembali merapatkan barisan.
Selain membahas petisi tersebut, partai juga melangsungkan pemilihan umum dua tahunan untuk mengisi posisi di komite eksekutif pusat (CEC). Sylvia Lim terpilih kembali sebagai ketua CEC, sementara 12 anggota lainnya dipilih oleh para kader untuk memimpin badan pengambil keputusan tertinggi partai. Singh menyebut bahwa proses pemilihan CEC berjalan secara normal dan sesuai dengan prosedur organisasi.
Gerald Giam menambahkan bahwa hasil pemungutan suara ini merupakan bukti nyata dari komitmen Workers' Party terhadap proses demokrasi dan due process. Dengan selesainya konferensi khusus ini, WP kini berupaya mengalihkan fokus kembali pada tugas-tugas legislatif dan perannya sebagai perwakilan rakyat di parlemen Singapura, sembari menjaga integritas partai di tengah tantangan hukum yang dihadapi pemimpinnya.