Berita

Program Diskon 30% KAI Disambut Antusias, 1,15 Juta Tiket Terjual Selama Libur Sekolah

Program Diskon 30% KAI Disambut Antusias, 1,15 Juta Tiket Terjual Selama Libur Sekolah

Ringkasan

  • Program Diskon Transportasi 30% dari KAI selama libur sekolah 2026 capai 1,15 juta tiket terjual, dorong mobilitas antarkota dan aglomerasi.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan lonjakan minat masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api selama periode libur sekolah 2026. Program Diskon Transportasi 30 persen yang diinisiasi pemerintah terbukti efektif dalam menarik minat masyarakat, dengan total tiket yang terjual mencapai 1.155.879 kursi per 30 Juni 2026. Angka ini mencerminkan tingkat okupansi sebesar 98,40 persen dari total kapasitas diskon yang disediakan pemerintah.

Kebijakan diskon tarif ini merupakan langkah strategis pemerintah, yang sebelumnya diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Tujuan utama dari stimulus ini adalah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan opsi perjalanan yang lebih ekonomis bagi keluarga yang ingin berlibur. KAI sendiri berkolaborasi erat dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk memastikan kelancaran implementasi program di lapangan.

Berdasarkan data operasional KAI, mobilitas masyarakat selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026 terpusat pada relasi-relasi utama seperti Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Surabaya. Selain rute antarkota, layanan kereta aglomerasi juga mencatatkan volume penumpang yang signifikan, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan transportasi yang efisien untuk perjalanan jarak pendek hingga menengah.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa puncak kepadatan penumpang terjadi pada 28 Juni 2026 dengan total 90.366 pelanggan yang memanfaatkan diskon tersebut. Tren ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat responsif terhadap insentif harga, yang secara langsung memengaruhi pola perencanaan perjalanan liburan mereka. KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan prima di tengah tingginya arus mobilitas ini.

Secara keseluruhan, total volume penumpang kereta api pada periode libur sekolah ini mencapai 2.889.958 orang. Angka tersebut terdiri dari 1.152.854 pengguna tiket diskon dan 1.737.104 pengguna tiket reguler non-diskon. Kontribusi penumpang diskon mencapai 39,9 persen dari total keseluruhan, yang membuktikan bahwa program stimulus ini menjadi faktor penentu utama dalam meningkatkan okupansi moda transportasi berbasis rel.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, realisasi volume pelanggan diskon tahun ini berada di angka 98 persen. Meskipun secara total volume keseluruhan sedikit di bawah capaian tahun lalu, program ini tetap menjadi instrumen penting bagi KAI dalam mendukung pemulihan ekonomi melalui sektor transportasi. KAI terus memantau pergerakan penumpang hingga akhir periode libur untuk memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh pengguna jasa.

Mengapa Ini Penting

Program ini menunjukkan efektivitas stimulus pemerintah dalam mengintervensi pasar transportasi untuk menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, tingginya serapan tiket menunjukkan pergeseran perilaku konsumen yang kini lebih mengandalkan platform digital dan moda transportasi publik yang terintegrasi untuk kebutuhan mobilitas keluarga.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
30 Juni 2026
Waktu Baca
3 menit