Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, melontarkan pujian setinggi langit terhadap ketangguhan anak asuhnya setelah berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay. Hasil krusial ini memastikan Spanyol mengamankan posisi puncak di Grup H Piala Dunia, sebuah pencapaian yang menurut De la Fuente diraih melalui perjuangan fisik yang sangat menguras tenaga hingga ke batas kemampuan maksimal para pemainnya.
Dalam perjalanan fase grup kali ini, Spanyol tampil impresif dengan mencatatkan lima gol tanpa kebobolan sekalipun. Statistik ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 34 pertandingan berturut-turut. De la Fuente menegaskan bahwa konsistensi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh anggota skuadnya yang terus menunjukkan mentalitas juara di setiap laga yang dijalani.
Namun, kemenangan tersebut harus dibayar mahal dengan kondisi fisik pemain. De la Fuente mengonfirmasi bahwa penyerang Yeremy Pino mengalami cedera yang diduga sebagai patah tulang, yang kemungkinan besar akan mengakhiri partisipasinya dalam turnamen ini. Sementara itu, Nico Williams juga dilaporkan mengalami sedikit ketidaknyamanan fisik setelah pertandingan berakhir, menambah daftar kekhawatiran tim medis Spanyol.
Menanggapi keputusan wasit dalam pertandingan yang cukup keras tersebut, sang pelatih memilih untuk tidak memberikan kritik tajam. Ia lebih memilih untuk fokus pada evaluasi performa tim dan menekankan bahwa perangkat pertandingan, termasuk teknologi VAR, sudah tersedia untuk menangani situasi sulit di lapangan. Sikap ini menunjukkan kedewasaan tim dalam menghadapi tekanan di tengah turnamen besar.
Berbicara mengenai kedalaman skuad, De la Fuente mengungkapkan rasa percaya dirinya terhadap lini tengah yang ia miliki. Nama-nama seperti Pedri, Fabian Ruiz, Dani Olmo, Mikel Merino, dan Martin Zubimendi dianggapnya sebagai pemain yang dapat saling menggantikan dengan kualitas yang setara, tergantung pada karakteristik lawan yang dihadapi. Fleksibilitas taktis ini menjadi kunci kekuatan Spanyol saat ini.
Meski puas dengan pertahanan yang sangat kokoh, De la Fuente mengakui masih ada ruang untuk perbaikan, khususnya dalam hal kecepatan aliran bola dan fluiditas permainan. Ia menekankan bahwa timnya ingin terus berkembang dan menyadari bahwa setiap pertandingan di babak selanjutnya akan menjadi jauh lebih sulit. Dengan keyakinan penuh pada kelompok pemainnya, ia menegaskan bahwa Spanyol berada di jalur yang tepat untuk terus melangkah jauh.